FOKUS UKSW
02 December 2009 17:35
Ethnic Photography

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana (FISKOM-UKSW) menggelar Pameran, Workshop dan Foto Bersama dengan mengusung tema “Ethnic Photografy” di kampus hijau UKSW (25-26/11).

Puluhan foto hasil karya mahasiswa FISKOM dipajang ditaman dekat Balairung selama 2 hari. Berbagai foto mulai dari produk, pemandangan dan seputar kehidupan manusia digantung pada anyaman bambu yang membuat suasana ethnic kental terasa.

Workshop dan Foto Bersama

Aris Liem, seorang Artis Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia yang membawahi club-club foto di Indonesia hadir sebagai pembicara dalam workshop fotografi yang digelar di ruang E 123 kampus UKSW. Pengalamannya memotret sejak tahun 1985 dibagikan ke peserta khusunya tentang outdoor photography yang bertemakan ethnic.

Ditemui setelah workshop, Aris mengungkapkan bahwa untuk menjadi seorang fotografer yang handal, selain mempunyai kamera juga harus mempunyai waktu luang untuk praktek, mengekspresikan diri.

“Tapi jangan hanya berhenti di praktek saja. Setelah praktek, hasilnya harus di share, kita tanya pendapat orang lain tentang foto kita. Karena itulah kita harus siap dikritik. Dari kritik itulah kita bisa tahu apa kelebihan dan kekurangan foto kita,” tambah Aris.

Tiga titik di lingkungan kampus, yaitu di pelataran Gedung G untuk etnik Bali, halaman Balairung Universitas untuk etnik Tiong hoa dan lapangan bola untuk etnik Jawa dijadikan lokasi pemotretan bersama dengan 6 model mahasiswi UKSW. Sesi berikutnya, diadakan pemotretan 20 model di lapangan bola dengan dihujani air dari 2 mobil pemadam kebakaran yang didatangkan khusus panitia. Puluhan fotografer segera beradu mengambil gambar terbaiknya. Acara ini diselenggarakan juga untuk memperkenalkan pergantian nama fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi UKSW. (upk_bphl/ft:upk)