Beranda»Pentas Seni Budaya Indonesia
FOKUS UKSW
16 May 2011 20:38
Pentas Seni Budaya Indonesia

Pentas Seni Budaya Indonesia

Pentas Seni Budaya Indonesia (PSBI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) 2011 dibuka secara resmi oleh Rektor Prof. Pdt. John A. Titaley,  Th.D dengan pemukulan gong di Balairung Universitas, pagi ini (16/5).  Permainan musik instrumental kolaborasi Karawitan dengan Wanxwunx percussion ikut memeriahkan pembukaan PSBI.

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan bahwa dari kegiatan PSBI ini kita bisa melihat keberagaman etnis di Indonesia yang bisa dilihat di kampus Satya Wacana. “Meskipun ada keberagaman etnis, kita boleh menjadi satu bangsa yaitu bangsa Indonesia yang harus saling menghormati perbedaan,” kata John.

Viktor Ernis Sitorus Ketua Umum Senat Mahasiswa Universitas (SMU)  mengharapkan melalui kegiatan PSBI, kita dapat saling belajar, saling mengenal satu etnis dengan lainnya. “Dengan begitu kita bisa membuka diri dan menghargai budaya etnis lain,” ungkap Viktor.

Lompat batu Nias ikut memeriahkan pembukaan PSBI. Seorang mahasiswa asal Nias tampak melakukan lompat batu setinggi 2,3 meter diiringi tarian tradisional Nias, Folaya. Setelah  lompat batu Nias, acara dilanjutkan dengan arak-arakan keliling kota melewati rute Jalan Diponegoro, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sukowati dan berakhir di lapangan Pancasila. Tampak masyarakat Salatiga tumpah ke jalanan selama pawai yang berlangsung sekitar 3 jam ini.

Pasangan-pasangan dari perwakilan etnis dalam balutan pakaian adat memancing perhatian civitas akademika UKSW serta masyarakat salatiga.  Diantara rombongan, tampak mahasiswa Toraja mengangkat Lettoan, yang biasa digunakan dalam upacara pengucapan syukur atau acara marara banua. Mahasiswa etnis Bali juga mengusung Ogoh-ogoh Buta Kala berukuran kurang lebih 2 meter.

Disepanjang jalan, masing-masing etnis juga menampilkan tarian khasnya masing-masing. Mahasiswa maluku salah satunya yang menampilkan tarian perang yang diiringi Kuli Bia, sebuah alat musik tiup. Tak ketinggalan adalah tarian yang diperagakan mahasiswa dari Sumba dan Papua yang menyita perhatian penonton. Dibaris terakhir, 11 mahasiswa yang tergabung dalam Satya wacana Carnival ikut memeriahkan pawai budaya dengan berbagai kostum menarik. 

19 Etnis
Sebanyak 19 etnis dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti PSBI tahun ini. “Sembilan belas etnis yang mengisi PSBI adalah mahasiswa UKSW semua, ditambah perkumpulan mahasiswa Timor leste di UKSW yang akan memeriahkan acara band etnis,” kata Hendayana Sinariba ketua panitia PSBI yang ditemui disela pawai budaya hari ini (16/5). Diantara ke-19 etnis tersebut adalah Nias, Sumba, Poso,  Halmahera, Ikmasti (Kupang), Ikmal (IkatanMahasiswaLandak Kalimantan Barat), Kalimanatan, Palembang dan Lampung.

Selasa (17/5) esok, PSBI akan memasuki hari kedua. Fashion show,  vokal group dan tarian kolaborasi etnis akan memeriahkan rangkaian kegiatan PSBI 2011. Acara akan digelar di Balairung Universitas mulai pukul 09.00. Berita Pawai Budaya PSBI juga dapat dilihat di Harian Suara Merdeka, Suaramerdeka.com dan Seputar Indonesia.com (upk_bphl/foto:upk).