Beranda»Fsm Gelar Seminar Nasional Sains Dan Pendidikan Sains Vi
FOKUS UKSW
16 June 2011 19:14
FSM Gelar Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains VI

FSM Gelar Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains VI

Bertempat di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW),  Fakultas Sains dan Matematika (FSM) menyelenggarakan acara Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains VI yang mengangkat tema “Pembelajaran Sains yang menarik dan menantang, dan sub tema:Tantangan Internasionalisasi bagi Guru dan Universitas, sanggupkah?”, pada Sabtu (11/6).

Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut adalah Drs. Saptono Nugrahadi, M.Si Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Salatiga sebagai salah satu kepala sekolah RSBI, Prof. Dr. Bambang Setiaji Direktur PT. Tropika Nucifera dan Prof. Dr. Sriwahyuni Ketua Joglo Semar FMIPA UGM.

Terkait dengan tema, Saptono Nugrahadi mengungkapkan bahwa untuk menjadi global, harus berawal dari individu itu sendiri. “Namun masih diperlukan penelitian dan perlu adanya standarisasi pendidikan,”  katanya. Lebih lanjut digambarkan Saptono, meskipun Indonesia meraih juara dalam olimpiade Fisika, namun hal tersebut belum bisa menggambarkan keadaan pendidikan fisika di Indonesia secara umum, karena itulah standarisasi diperlukan.

Sejumlah tantangan dalam mengelola RSBI dan menghadapi internasionalisasi juga diungkapkan Saptono. Salah satu kendala utama adalah diungkapkan adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan.  “Untuk mengatasinya, kiat yang bisa dilakukan adalah mengirimkan tenaga kependidikan kita untuk mengikuti workshop-workshop,” lanjutnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Sriwahyuni memaparkan tentang Kurikulum MIPA dalam Kaitannya dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).  Dalam hal pendidikan tinggi, internasionalisasi diungkapkan dapat dilakukan pada kurikulumnya. Selain itu, internasionalisasi juga dilihat dari aktivitas internasionalnya seperti pertukaran mahasiswa dan stafnya.

Teknologi pengelolaan buah kelapa secara terpadu dengan skala rumah tangga dipaparkan oleh  Prof. Dr. Bambang Setiaji Direktur PT. Tropika Nucifera. Berbagai produk hasil pengolahan buah kelapa yang telah beliau lakukan dipaparkan kepada peserta seminar, seperti baju anti peluru,  jok mobil, serta berbagai produk lainnya. Bambang Setiaji menyatakan bahwa sebenarnya Indonesia memiliki luas lahan tanaman kelapa yang luas,  dengan mengaktifkan usaha kelapa berarti kita melakukan pemberdayaan kepada masyarakat.

Dalam seminar tersebut juga dipresentasikan setidaknya 146 makalah dalam bidang pendidikan Matematika, Fisiska dan Kimia. Selain itu juga digelar petemuan Joglo Semar, sebuah forum FMIPA untuk wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta dan sekitarnya.  Seminar tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D dengan menjalankan robot dengan menggunakan remote joystick. Robot tersebut adalah hasil karya 2 siswa SD Kristen Satya Wacana, Yos Sebastian D.S.P dan Florentinus Kevin G yang dibimbing oleh  Deddy Susilo, ST, salah seorang Dosen Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW. (upk_bphl/foto:upk).