Beranda»Feb Uksw Gelar Seminar Dan Lomba Siswa Smasmk
FOKUS UKSW
21 January 2013 15:16
FEB UKSW Gelar Seminar dan Lomba Siswa SMA/SMK

FEB UKSW Gelar Seminar dan Lomba Siswa SMA/SMK

Indonesia tidak mungkin mundur dari kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Yang perlu dilakukan adalah menyiapkan diri dan meningkatkan daya saing agar mampu mengambil manfaat dari MEA. Hal ini mengemuka dalam Seminar “Peran Perbankan dan Sektor Bisnis dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN” yang diadakan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Rabu (16/1).
 
Tiga pembicara hadir dalam seminar kemarin, yaitu Dr. Joni Swastanto, SE., M.Sc (Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah V-Jawa Tengah dan DIY), Hezron Sabtyo (Manajer Produksi CV. Coco Prima Jaya) dan Roos Kities Andadari, SE., MBA., Ph.D (Staf Pengajar FEB UKSW).
 
Disampaikan Roos Kities Andadari, pemerintah Indonesia diharapkan bijaksana, dengan tetap melindungi sektor-sektor yang rentan dan berkenaan dengan hajat hidup orang banyak. Diungkapkannya, untuk mengahadapi Era MEA ini Indonesia harus meningkatkan daya saing. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya daya saing kita antara lain adalah birokrasi pemerintah yang buruk, tingkat korupsi yang tinggi, infrastruktur yang kurang memadahi, dan lemahnya etika kerja masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Hezron Sabtyo mengungkapkan pada dasarnya, sektor bisnis Indonesia cukup kuat yang dibuktikan dengan kemampuan sektor bisnis Indonesia yang mampu menembus pasaran Eropa dan Amerika.
 
Namun demikian, sektor bisnis perlu mendapatkan dukungan dari perbankan dan sistem keuangan yang baik untuk meningkatkan daya saingnya. Bank Indonesia, selaku otoritas moneter dalam hal ini menerapkan 3 (tiga) koridor kebijakan perbankan untuk mendukung maksud tersebut. Kebijakan yang dimaksud adalah kebijakan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan, kebijakan penguatan ketahanan dan daya saing perbankan, kebijakan kepemilikan bank, serta kebijakan kegiatan usaha dan perluasan jaringan kantor bank. Hal tersebut diungkapkan Joni Swastanto.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Dekan FEB UKSW, Harijono, SE., MAF., Mcom (Hons), Ph.D mengemukakan bahwa lomba dan seminar adalah untuk meningkatkan kemampuan kompetisi dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN.
               
Rangkaian Lomba
 
Seminar tersebut dirangkai dengan lomba Economics Competition yang di diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Ekonomi FEB UKSW. Perwakilan dari SMA Taruna Nusantara, Fransiska Herline berhasil meraih Juara I Economics Competition (EC) 2013. Meraih Juara II adalah Ahmad Avisiena Gaza dari SMAN 5 Surabaya dan Juara III diraih Ragil Pri Hartati dari SMAN 1 Banjarnegara. Selain mendapatkan Beasiswa FEBIE, para pemenang juga mendapatkan uang pembinaan, sertifikat dan tropi.
 
 Selain Economics Competition, FEB UKSW juga menyelenggarakan rangkaian lomba lainnya yang diikuti siswa SMA/SMK se-Jawa Tengah dan DIY. Lomba tersebut adalah Entrepreneurship Games (EG), Satya Wacana’s Accounting Competition (SWAN), dan Business Comunication Competition (BCC).

BCC tahun ini dimenangkan oleh Tan Tanando Tanzaq dari SMA Kristen Terang Bangsa, Juara II diraih Fajar Yuda Arafah dari SMA  Taruna Nusantara, dan Juara III dimenangkan oleh Meydiano Ichiko dari SMKN Salatiga.

SWAN 2013 dimenangkan oleh perwakilan dari SMA Loyola, SMA Masehi PSAK AMbarawa berada diposisi kedua dan posisi ketiga diraih SMA Pangudi Luhur Van Lith.

SMA Taruna Nusantara kembali berhasil meraih Juara I EG 2013, disusul SMA Kristen Salatiga dan SMK PGRI 2 Salatiga.
 
 Seluruh peserta lomba berasal dari sekolah-sekolah yang berada di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara keseluruhan, jumlah peserta lomba adalah 64 siswa dengan rincian 51 peserta EC dan 13 peserta BCC, serta 30 tim yang terdiri dari 18 tim peserta SWAN dan 12 tim peserta EG. (pan/dan/upk_bphl/foto:daniel)