Beranda»Mahasiswa Dua Negara Bahas Budaya Dan Alam Lewat Program Globees
FOKUS UKSW
28 August 2017 16:12
Mahasiswa Dua Negara Bahas Budaya dan Alam Lewat Program GlobEEs

Mahasiswa Dua Negara Bahas Budaya dan Alam Lewat Program GlobEEs

Berada di jaman modern atau era digital tidak sepenuhnya memunculkan dampak positif. Maraknya pembangunan dan peningkatan penggunaan teknologi justru banyak yang mengesampingkan kelestarian budaya dan alam. Topik tersebut semakin menarik saat dibahas dalam pertemuan mahasiswa Indonesia dan Taiwan yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan Chang Jung Christian University (CJCU).

Selama kurang lebih dua pekan, mahasiswa kedua negara ini akan saling bertukar informasi mengenai perkembangan masing-masing negara melalui program Global Education Experiences (GlobEEs) 2017. Tahun ini, GlobEEs mengangkat tema “Befriending Culture and Nature”.

Tema tersebut dituangkan dalam beragam kegiatan yang telah diselenggarakan sejak Minggu (20/8) lalu hingga Sabtu (2/9) mendatang. Dituturkan Gita Hastuti, M.A. selaku leader dari UKSW bahwa selama penyelenggaraannya, peserta akan diajak untuk memahami lebih dalam mengenai budaya, kehidupan dan perkembangan masing-masing negara sesuai dengan tema yang diangkat.

“Peserta akan melakukan diskusi dalam tiga kelas yang membahas topik mengenai alam dan budaya Indonesia termasuk perilaku manusianya. Diakhir pertemuan, peserta akan membuat project yang berujung pada kelestarian hubungan manusia dengan budaya dan alam,” tutur Gita.

Rasakan Manfaat

Program GlobEEs 2017 secara resmi dibuka oleh rektor UKSW, Prof. Dr. (H.C) Pdt. John A. Titaley, Th.D, Kamis (24/8) siang. Rektor berharap melalui kegiatan ini dapat membuka perspektif peserta dari dua negara. “Nikmatilah waktu selama mengikuti program, namun kalian juga harus bekerja keras untuk membuat program ini menjadi lebih bermanfaat,” pesan rektor.

Sementara itu, leader dari CJCU Hye-Kyung Park, Ph.D., menyampaikan rasa terimakasihnya atas sambutan yang diberikan oleh UKSW. Dirinya bersama mahasiswa dari CJCU mengaku sangat menikmati pengalaman pertukaran budaya dan kehidupan selama di Indonesia.

“Topik yang diangkat dalam GlobEEs tahun ini membuka wawasan kita mengenai pentingnya menjaga keharmonisan dengan alam. Semakin manusia mengenal dan menyayangi alamnya maka kecil kemungkinan kita menyakiti dan merusak alam,” tegas Dr. Park.

GlobEEs diikuti oleh delapan mahasiswa pilihan dari UKSW dan sembilan mahasiswa pilihan dari CJCU. Selain mengikuti kelas diskusi, peserta akan mengikuti beragam kegiatan seperti mengunjungi sekolah-sekolah yaitu SMA Negeri 1 Salatiga, School of life Lebah Putih, dan Jungle School Salatiga. Di penghujung kegiatan juga akan digelar Cultural Night dimana masing-masing peserta dari dua negara akan menampilkan kebudayaan berupa nyanyian serta tari-tarian.

Dalam cultural night juga akan dilakukan ceremony sebagai peringatan lima tahun diselenggarakannya GlobEEs. (chis/upk_bpha/foto:chis).