Beranda»Culture Sharing Globees Akrabkan Dua Budaya
FOKUS UKSW
05 September 2017 16:56
Culture Sharing GlobEEs Akrabkan Dua Budaya

Culture Sharing GlobEEs Akrabkan Dua Budaya

Keakraban dua budaya dari dua negara yang berbeda sangat terasa di Recital Hall Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kamis (31/9) sore. Beragam budaya Indonesia serta Taiwan disuguhkan dalam agenda Culture Sharing yang menjadi bagian dari program Global Education Experiences (GlobEEs) 2017.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, GlobEEs 2017 diselenggarakan mulai 20 Agustus-2 September 2017 yang dikuti oleh UKSW dan Chang Jung Christian University (CJCU) Taiwan. Culture Sharing menjadi salah satu agenda utama dalam setiap penyelenggaraannya.

Membuka acara culture sharing kemarin, secara bergantian peserta dari CJCU yang didampingi oleh Dr. Hye-Kyung Park sebagai leader mempresentasikan festival-festival yang sering diselenggarakan di Taiwan seperti Chinese New Year, Dragon Boat Festival, dan Moon Festival. Kompak menggunakan kaos berwarna merah bertuliskan CJCU, mereka juga membagikan minuman khas negaranya yaitu Bubble Tea kepada seluruh pengunjung yang hadir.

Sebagai penutup, peserta dari CJCU yang terdiri dari sembilan mahasiswa ini mempersembahkan sebuah lagu berjudul “Gang Hao Yu Jian Ni”, tidak canggung mereka mengajak seluruh penonton untuk ikut bernyanyi. Salah seorang mahasiswa dari CJCU, Patrick menjelaskan melalui lagu tersebut mereka ingin menyampaikan kebahagiaan yang mereka rasakan selama mengikuti program ini.

Tak dapat lupakan

“Kami sangat bahagia selama mengikuti program GlobEEs, tidak bisa dilupakan. Warga Indonesia terkhusus Salatiga dan UKSW sangat ramah,” ujar Patrick disambut anggukan rekan-rekannya.

Tidak hanya peserta CJCU saja, peserta GlobEEs dari UKSW yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumahpun berkesempatan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Penampilan mereka dibuka dengan drama yang menceritakan mengenai kehidupan perkuliahan di UKSW.

Para peserta yang selama kegiatan didampingi oleh leader Gita Hastuti, MA juga menampilkan lagu daerah seperti “Ayo Mama” dan “Yamko Rambe Yamko”, tari “Tor-tor”, tari dolanan “Cublak-cublak Suweng”, serta lagu nasional “Rayuan Pulau Kelapa”.

Kegiatan ini juga turut dimeriahkan dengan penampilan tarian “Genjring” oleh tiga siswi dari Sekolah Lebah Putih. Diantara civitas yang menikmati gelaran ini, nampak siswa SMA Negeri 1 Salatiga dan Sekolah Lebah Putih yang turut menyaksikan.

Hamid siswa kelas lima SD Lebah Putih mengaku senang bisa menyaksikan culture sharing kemarin. “Acaranya bagus banget, bisa menambah pengetahuanku soal budaya Indonesia dan Taiwan,” ujarnya.

Tahun kelima

Pembantu Rektor IV UKSW, Martha Nandari, MA yang berkesempatan hadir dalam kegiatan ini menuturkan, pada awalnya GlobEEs diselenggarakan karena kedua belah pihak ingin terus menjalin kerjasama dan saling mengenal kebudayaan. Hingga penyelenggarannya yang sudah menginjak tahun kelima ini, disampaikan Martha bahwa GlobEEs  semakin membawa dampak positif tidak hanya bagi peserta tapi juga kedua lembaga penyelenggara.

Menutup acara, Martha Nandari didampingi leader dari masing-masing universitas secara simbolis melakukan pemotongan tumpeng guna merayakan lima tahun penyelenggaraan GlobEEs. (chis/upk_bpha/foto:chis).