Beranda»Pesan Damai Dalam Ibadah Dan Perayaan Natal Uksw 2017
FOKUS UKSW
07 December 2017 17:17
Pesan Damai dalam Ibadah dan Perayaan Natal UKSW 2017

Pesan Damai dalam Ibadah dan Perayaan Natal UKSW 2017

“KelahiranNya Mempersatukan dan Membawa Damai” yang diambil dari Kolose 3 : 15 menjadi tema yang diangkat dalam Ibadah dan Perayaan Natal Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) 2017, Senin (4/12) di Balairung UKSW. Natal tahun ini dibuka dengan penampilan Voice of SWCU dengan membawakan sebuah lagu berjudul “Hark the Herald”. Kompak menggunakan kombinasi atasan berwarna hijau dan batik berwarna cokelat, Voice of SWCU tampil apik menghangatkan suasana.

Selain Voice of SWCU, turut memeriahkan acara antara lain penampilan tarian etnis seperti Jawa, Toraja, Kalimantan, Teater Jiwo, Cantate Gracia Voice Fakultas Kedokteran dan Ilmu Keperawatan (FKIK), serta Ars Nova Band.

Pdt. Ferly David, M.Si dari Gereja Kristen Pasundan didapuk membawakan pesan natal dalam acara kemarin. Melalui khotbahnya, Pdt. Ferly menyebut bahwa menjaga persatuan dan kedamaian antar umat manusia bukanlah perkara mudah. Hal ini disebabkan masing-masing pribadi membawa karakter, agama, suku dan budaya yang berbeda. Namun dirinya menghimbau agar masing-masing pribadi dapat mengevaluasi diri dan merenungkan kembali makna persatuan.

Dihadapan seluruh civitas akademika yang hadir Pdt. Ferly berpesan bahwa menjaga persatuan dimulai dari diri sendiri. “Terapkan hal tersebut pada diri anda masing-masing, mulailah dari lingkungan terdekat seperti di UKSW. Lakukan segala aktifitas anda disini seperti melayani Tuhan, sehingga UKSW mampu menjadi perpanjangan tangan Tuhan di dunia ini,” pesan Pdt. Ferly.

Renungkan kelahiran Kristus

Dalam kesempatan kemarin, Rektor UKSW Neil S. Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D turut menyampaikan sambutannya. Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk merenungkan kelahiran Kristus sebagai sebuah misi pengorbananNya bagi umat manusia. Beliau berharap damai natal juga senantiasa hadir dalam hati setiap pribadi. “Usai perayaan natal ini mungkin sebagian besar dari kita akan sejenak istirahat dari hiruk pikuk kegiatan kampus, namun kiranya UKSW selalu kalian bawa dalam doa pribadi sehingga Tuhan hadir di kampus ini,” ajak Rektor.

Gamaliel Septian Airlanda, S.Pd., M.Pd. selaku koordinator penyelenggaraan Ibadah dan Perayaan Natal UKSW tahun ini menyebut bahwa tema diatas diangkat agar natal dapat menguatkan civitas dan membawa kedamaian di hati. Dirinya berharap agar tema tersebut juga dapat menjadi bekal untuk menyongsong pelayanan yang baru di tahun 2018.

Dikatakan Gamaliel kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian Natal UKSW 2018. Sebelumnya telah digelar beberapa agenda yaitu aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan 116 kantong darah, ibadah Minggu bersama anggota Panti Wreda Salib Putih, pojok pujian serta pembagian 130 kantong sembako bagi.

“Untuk menciptakan suasana natal di UKSW, kami juga menggelar lomba hias kampus. Secara berturut-turut lomba ini dimenangkan oleh SMA Kristen Satya Wacana sebagai juara pertama, Biro Promosi, Humas dan Alumni (BPHA) juara kedua serta Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI) juara ketiga,” imbuh Gamaliel. (chis/upk_bpha/foto:yos).