Beranda»Andeka Rocky Resmi Sandang Gelar Doktor
FOKUS UKSW
04 January 2018 16:49
Andeka Rocky Resmi Sandang Gelar Doktor

Andeka Rocky Resmi Sandang Gelar Doktor

Disertasi berjudul Peralihan Mata Pencaharian di Daerah Rawan Bencana (Studi Kasus Pariwisata di Kinahrejo Kabupaten Sleman Yogyakarta) mengantarkan Andeka Rocky Tanaamah meraih gelar doktor dalam Ujian Terbuka Doktor Studi Pembangunan, di Ruang Probowinoto Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Andeka Rocky Tanaamah sukses mempertahankan disertasi tersebut dihadapan dewan penguji dan memperoleh predikat cumlaude, akhir Desember lalu. 

Ujian Terbuka Fakultas Pascasarjana Interdisiplin Program Studi Doktor Studi Pembangunan dipimpin oleh Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D. dengan anggota komisi penguji Titi Susilowati Prabawa, S.Pd., MA., Ph.D, Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si, Dr. Pamerdi Giri Wiloso, M.Si, dan Dr. Gatot Sasongko, SE., MS.

Melalui disertasinya, Andeka Rocky mencoba untuk mengkaji kesenjangan pengetahuan mengenai sustainabilitas mata pencaharian pada daerah rawan bencana yang selama ini menjadi perdebatan. Keraguan akan sustainabilitas mata pencaharian ini merujuk pada pilihan jenis-jenis pekerjaan sebagai basis mata pencaharian. Menurut Andeka Rocky, tidak dapat dipungkiri bahwa hidup di kawasan rawan bencana menuntut selalu dilakukannya penyesuaian terhadap sumber pencaharian.

“Berbicara mengenai erupsi, tentu kita akan selalu dihadapkan dengan kalkulasi hitungan kerugian yang timbul. Kerugian tersebut tercermin melalui kerugian harta benda maupun kehilangan anggota keluarga dan sanak saudara. Namun di lain pihak erupsi Gunung Merapi telah membuka peluang lain yang selama ini luput dari pandangan,” tutur dosen program studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW yang juga menjabat sebagai Plt. Pembantu Rektor III UKSW Bidang Kemahasiswaan ini.

Andeka Rocky menilai bahwa pariwisata tumbuh dan berkembang di Kinahrejo pasca erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 silam. Pertumbuhannyapun dianggap cukup mampu menjamin pengembangan mata pencaharian penduduk setempat. Temuan dalam disertasinya menunjukkan bahwa pada daerah rawan bencana, tetap terbuka peluang sumber mata pencaharian.

“Pengelolaan daerah rawan bencana ini membutuhkan jiwa dan semangat entrepreneurial maupun dukungan berbagai pihak termasuk pemerintah melalui pengembangan pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola bencana. Langkah yang dilakukan oleh masyarakat Kinahrejo, dengan memanfaatkan peluang kehadiran pariwisata telah membuktikan bahwa kawasan yang dipandang tidak lagi diharapkan justru dapat menjadi sumber penghidupan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, rektor UKSW, Neil Semuel Rupidara yang bertindak sebagai ketua sidang sekaligus dosen pembimbing disertasi Andeka Rocky menyampaikan agar temuan yang selama kegiatan penelitian telah diperoleh dapat dilanjutkan dengan fokus kepada sisten informasi pariwisata. Ditegaskan Rektor bahwa UKSW senantiasa menunggu karya-karya lainnya.

Andeka Rocky Tanaamah

Andeka Rocky Tanaamah dilahirkan di Kananggar, Sumba Timur pada 5 Juni 1977. Selepas tamat dari SD Payeti 03 Waingapu studinya berlanjut ke SMP Negeri 1 Waingapu dan SMA Negeri 1 Waingapu. Tahun 1996 mengambil jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan UKSW. Adapun penelitian yang dilakukan berkenaan dengan keterlibatan sector rumah tangga dalam pariwisata (studi kasus di Kabupaten Sumba Timur).

Tahun 2009 tamat dari Magister Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada (UGM). Adapun penelitian yang dilakukan berkenaan dengan perancangan Webis Pariwisata Kabupaten Sumba Timur. Pada tahun 2013 melanjutkan studi pada program doktoral di Fakultas Pascasarjana Interdisiplin Program Studi Doktor Studi Pembangunan. Kajian disertasi yang diangkat berjudul Peralihan Mata Pencaharian di Daerah Rawan Bencana (Studi Kasus Pariwisata di Kinahrejo Kabupaten Sleman Yogyakarta).

Kajian-kajian yang dilakukan selama ini fokus pada bidang pariwisata dengan pendekatan-pendekatan yang bersifat multidisiplin. Andeka Rocky merupakan staff dosen dosen program studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW sejak tahun 2004. Adapun bidang minat yang selama ini digumuli berkenaan dengan pariwisata, e-tourism dan tata kelola teknologi informasi.

Berita ini juga dapat dilihat di jateng.tribunnews.com. (chis/upk_bpha/foto:chis).