Beranda»Mahasiswa Berkontribusi Terhadap Masyarakat Lewat Penelitian
FOKUS UKSW
05 June 2018 17:52
Mahasiswa Berkontribusi Terhadap Masyarakat Lewat Penelitian

Mahasiswa Berkontribusi Terhadap Masyarakat Lewat Penelitian

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Pusat Studi Centre for Sustainable Development Studies Fakultas Interdisiplin tengah menggelar kegiatan bertajuk International Participative Training on Human Origins Heritage. Program hasil kerjasama dengan Museum National D’Histoire Naturelle (MNHN) Perancis ini akan berlangsung sampai Rabu (6/6) esok.

Guru besar MNHN Prof. Dr. François Sémah menyebut kegiatan ini merupakan forum diskusi terkait dengan proyek penelitian warisan sejarah manusia di Sangiran. Sedikitnya 35 peserta yang terdiri dari 16 mahasiswa S1 dan S2 dari tiga universitas di Indonesia yaitu UKSW, UI, dan UGM serta 19 sisanya berasal dari Perancis, Italia, Portugal, Spanyol dan Kamboja terlibat dalam proyek ini.

“Kelas diskusi kami selenggarakan di Ruang Probowinoto UKSW, sedangkan studi lapangan kami lakukan langsung di Sangiran. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada topik-topik di bidang penelitian, konservasi, dan pembangunan terkait warisan sejarah manusia,” terang arkeolog Perancis tersebut.

Senada, ketua Program studi Magister Studi Pembangunan Dr. Wilson M.A. Therik, SE., M.Si., menjelaskan bahwa  proyek penelitian ini nantinya diharapkan  memberikan manfaat pada konservasi situs Sangiran dan bagi masyarakat sekitarnya seperti dalam pembangunan infrastruktur.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya akan berdampak pada bagian akademik, peneliti dan mahasiswa, tetapi juga untuk masyarakat sebagai wujud kontribusi pengabdian masyarakat. Kerjasama seperti ini juga diharapkan terus berlanjut ditahun-tahun mendatang, sehingga nantinya bukan hanya situs Sangiran saja yang diteliti, karena Indonesia mempunyai banyak situs-situs pra sejarah lainnya,” tegas Wilson.

Ujian doktor

Kegiatan ini juga dirangkai dengan ujian doktor atas diri Mirza Anshori, mahasiswa MNHN peraih beasiswa Uni Eropa, Erasmus Mundus. Disertasi Mirza yang mengangkat judul “Biostratigrafi di Kubah Sangiran: Sebuah Pandangan Terhadap Suksesi Fauna di Pulau Jawa” ini secara garis besar mengulas tentang pentingnya melihat lingkungan jaman dulu secara stratigrafis, secara urutan waktu dan secara kejadian alam.

Dosen Prodi Magister Biologi Fakultas Biologi UKSW Dr. Andri Purnomo sekaligus koordinator penyelenggara ujian ini menyebut bahwa ujian doktor yang diselenggarakan di UKSW ini merupakn sebuah keuntungan. Sebab, topik yang diusung oleh Mirza kedepan juga dapat dikembangkan oleh Fakultas Interdisipliner.

“Ini baik bagi UKSW khusunya mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini, bahwa ada nilai ilmiah yang baru dalam tingkat doktoral yang langsung didengar oleh masyarakat ilmu UKSW. Kedepan, kita dapat melihat kemungkinan ilmu apa yang bisa dikembangkan oleh civitas akademika UKSW,” tegasnya. (griv_jurkam/chis/upk_bpha/foto: adn).