Beranda»Seminar Lokal Buka Rangkaian Dies Perpustakaan Uksw
FOKUS UKSW
12 October 2018 17:41
Seminar Lokal Buka Rangkaian Dies Perpustakaan UKSW

Seminar Lokal Buka Rangkaian Dies Perpustakaan UKSW

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Perpustakaan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ke-62, Selasa (9/10) digelar seminar lokal bertajuk “Perpustakaan Sebagai Inspiring Destination” dengan narasumber dosen Program studi Ilmu Perpustakaan UKSW Widya Damayanti, S.Pd.,M.Sc., dan Elizabeth Sri Lestari, S.Pd., M.LIS.

Bertempat di ruang serial PU, seminar lokal ini diikuti oleh civitas akademika UKSW, pustakawan sekolah-sekolah di Salatiga serta masyarakat umum. Melalui paparannya, Elizabeth Sri Lestari, S.Pd., M.LIS.,  menjelaskan mengenai bagaimana menjadikan perpustakaan sebagai sarana rekreasi pendidikan di lingkungan sekolah. Dituturkan Elizabeth, ada dua hal yang perlu diperhatikan untuk membuat perpustakaan menjadi tempat belajar yang menyenangkan dan mendorong kreatifitas penggunanya.

Disebutkan Elizabeth perpustakaan dapat menyediakan alat pembelajaran yang kreatif seperti alat peraga, pemutaran film, serta memberikan siswa ruang untuk mengamati proses dan terlibat dalam suatu simulasi. Lainnya, di lingkungan perpustakaan juga dapat dilengkapi dengan  laboratorium hidup, arena bermain, eksperimen, wahana multimedia dan rest area guna mendukung kegiatan belajar mengajar.

“Dengan dua terobosan ini kedepan diharapkan perpustakaan tidak lagi dianggap sebagai suatu tempat yang membosankan. Pengunjung pun semakin nyaman melakukan aktifitas di perpustakaan,” kata Elizabeth.

Ikuti perubahan

Adapun Widya Damayanti, S.Pd., M.Sc., dalam kesempatan kemarin menjelaskan mengenai perpustakaan dan pustakawan di era revolusi industri 4.0. Dijelaskan Widya, dalam menghadapi arus tantangan revolusi industri 4.0 dimana harapan konsumen sudah berubah maka pustakawan dituntut bisa bersaing dalam peningkatan mekanisme dan proses kerja.

“Setidaknya ada sembilan aspek yang harus dimiliki pustakawan di era ini, seperti manajemen perubahan, membuktikan nilai, persuasif dan negosiasi, kreatif dan inovatif, melek digital, memiliki kemampuan marketing, mendukung penelitian, pengelolaan info digital, pembangunan dan pengelolaan ruang,” tuturnya

Ditemui usai acara, Nia Aisyah Putri Utami, pustakawan SD Al Azhar Salatiga menyebut kegiatan ini sangat menarik karena mengangkat topik yang selama ini terjadi dilapangan. “Banyak sekali hal-hal baru yang saat ini dialami oleh pustakawan, kegiatan ini memberikan kami wawasan baru serta pemecahan dari permasalahan tersebut.  Saya berharap seminar ini dapat diadakan kembali dan disertai dengan tindak lanjut yang lebih kongkrit,” imbuhnya.

Sementara itu melalui sambutannya, Danang Widanarko, A.Ma.,S.Si., selaku ketua panitia, mengatakan bahwa seminar lokal ini bertujuan untuk memberikan citra lain terhadap perpustakaan dimana perpustakaan tidak hanya menjadi sarana untuk mencari informasi saja tetapi juga sebagai destinasi sumber inspirasi bagi penggunanya.

Ditambahkan Danang, selain seminar lokal, rangkaian  Dies Perpustakaan ke-62 juga dirangkai dengan bursa buku yang diikuti oleh beberapa penerbit antara lain Pustaka Pelajar, Jelajah Kata, Bumi Aksara, Horizon, Gunung Mulia. Agenda lainnya yakni  re-branding perpustakaan UKSW pada November mendatang. (stev_jurkam/chis_bpha/foto:stev_jurkam)