Beranda»Komisi X Dpr Ri Serap Aspirasi Pengelola Pendidikan Tinggi
FOKUS UKSW
07 February 2019 17:23
Komisi X DPR RI Serap Aspirasi Pengelola Pendidikan Tinggi

Komisi X DPR RI Serap Aspirasi Pengelola Pendidikan Tinggi

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menerima Kunjungan Kerja Panja Kelembagaan dan Akreditasi Prodi Perguruan Tinggi Komisi X DPR RI, Rabu (6/2) bertempat di Balairung Universitas. Rombongan terdiri dari wakil ketua Komisi X DPR RI Dr. Abdul Fikri Faqih, M.M., selaku ketua tim dan sejumlah anggota komisi.

Turut hadir dalam kesempatan kemarin Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T; Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. Dwi Yuwono Puji Sugiharto, M.Pd., Pimpinan UKSW dan senator, Walikota Salatiga H. Yulianto SE, MM,  serta tamu undangan.

Diawal kunjungan, Abdul Fikri Faqih menyebut kunjungan kemarin bertujuan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat, khususnya dari kaum akademisi dan juga mengawasi pelaksanaan UU terkait pendidikan, terutama mutu pendidikan.

“Melalui kunjungan ini kami berharap mendapatkan data empiris mengenai kendala tata kelola keuangan, SDM, kondisi sarana prasarana serta permasalahan lainnya terkait PT di Salatiga. Selain itu guna menyerap masukan terkait tata kelola kelembagaan dan akreditasi PT. Oleh sebab itu kami perlu turun kedaerah karena cukup banyak permasalahan bersifat teknis dan spesifik di masing-masing daerah,” imbuhnya.

Kunjungan ini diapresiasi positif oleh Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, SE., M.Sc. Ph.D. Mewakili Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana, beliau menyampaikan rasa terimakasih atas kesempatan yang diberikan untuk bersama-sama menggumuli wajah dan permasalahan perguruan tinggi di Indonesia dengan tantangan yang tidak kecil.

“Forum ini sangat baik karena DPR RI sebagai regulator pihak pemerintah dapat bertemu langsung dengan para pelaku pendidikan tinggi. Terlebih saat ini banyak persoalan bangsa yang harus dijawab melalui riset-riset yang diantaranya juga dihasilkan dari perguruan tinggi untuk menopang daya saing bangsa. Kami ingin memahami betul bagaimana daya saing bangsa ikut dikontribusikan oleh kualitas pendidikan tingginya,” tutur rektor.

Dalam kesempatan kemarin Neil juga mengucapkan rasa terimakasihnya telah memasukkan UKSW kedalam agenda kunjungan kerja Panja Kelembagaan dan Akreditasi Prodi Perguruan Tinggi Komisi X DPR RI.

Dukung Salatiga

Sementara itu, walikota Salatiga yang turut hadir dalam kesempatan kemarin menyampaikan bahwa selama ini UKSW dan pemerintah kota Salatiga telah bersinergi dalam berbagai hal dengan tujuan untuk memajukan pendidikan di kota Salatiga serta berkontribusi bagi masyarakat. Salah satu capaian penting yang belum lama ini diraih oleh kota Salatiga yakni predikat nomor dua kota Cerdas di Indonesia, dikatakan Yulianto juga tidak lepas dari dukungan UKSW yang senantiasa bersinergi dan berpartisipasi bagi kota Salatiga.

Beberapa isu yang diangkat dalam dialog ini adalah tentang jumlah dosen per program studi dan proses pengajuan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang lama. Dalam pertemuan kemarin, diusulkan oleh Drs. H. A. Mujib Rohmat, M.H. dari Fraksi Partai Golongan Karya Dapil Jawa Tengah I bahwa ke depan perlu diadakan pertemuan khusus dengan Rektor PTS dan Rektor PTN.

Menurutnya hal ini diperlukan karena PTS dan PTN mempunyai karakteristik yang berbeda seperti sumber dana dan pengelolaan, karena itulah pertemuan terpisah diharapkan dapat mengupas kondisi PTS dan PTN lebih tuntas dan mencari jalan keluarnya.

Sementara itu, Ir. Nuroji yang turut serta dalam rombongan menanggapi keluhan dari peserta diskusi masalah lamanya proses akreditasi prodi. “Pemerintah melalui Dikti terus mencari terobosan yang dapat mengurangi keluhan PTS, salah satunya yakni dengan didirikannya badan akreditasi mandiri seperti Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia. Kedepan untuk membantu PTS mempercepat proses akreditasi prodi akan dibuka LAM untuk bidang lainnya,” imbuh Nuroji.(chis/upk_bpha/foto:gde).