Beranda»Dunia Kerja Butuhkan Karakter Dan Kompetensi
FOKUS UKSW
20 June 2019 16:05
Dunia Kerja Butuhkan Karakter dan Kompetensi

Dunia Kerja Butuhkan Karakter dan Kompetensi

Gelaran ajang pencarian kerja di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) atau yang lebih dikenal dengan Job Fair UKSW kembali menyedot animo para pencari kerja. Acara yang dibuka sejak Kamis (20/6) pagi tersebut dipadati ratusan pencari kerja baik lulusan UKSW maupun lulusan sejumlah PTS dan PTN di Jawa Tengah.

Pembantu Rektor II UKSW, Dr. Sri Sulandjari, S.E., M.S.I.E., berkesempatan membuka secara resmi job fair kali ini. Di hadapan perwakilan perusahaan serta pimpinan fakultas di UKSW, Sri Sulandjari menyampaikan rasa terimakasih atas kerjasama yang terjalin untuk saling bersinergi memberikan pelayanan bagi para pencari kerja.

“Kami senang dapat melayani perusahaan karena melalui kegiatan ini dapat mempermudah proses perekrutan calon pegawai. UKSW juga senantiasa terbuka dengan penawaran berupa  praktek magang bagi mahasiswa tingkat akhir, melalui program kerja praktek diharapkan ada dukungan dari perusahaan untuk turut membentuk lulusan UKSW,” imbuh Sri.

Melalui gelaran job fair yang telah kali ke-39 diselenggarakan ini Sri berharap perusahaan tidak sekedar memperoleh tambahan jumlah pegawai, namun benar-benar mendapatkan calon pegawai yang memiliki karakter dan kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

Hal ini memperoleh apresiasi positif dari perusahaan peserta job fair UKSW. Mewakili PT. Siwali Swantika, Wicaksana salah seorang tim rekrutmen menyebut perusahaannya telah rutin menjadi peserta job fair. Alumni Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW tersebut mengatakan bahwa perusahaannya yang bergerak di bidang distribusi alat ukur serta elektronik ini telah banyak menyerap calon pegawai melalui keikutsertaannya di ajang ini.

Senada, Ay Ling dari Temasek Independent School (TIS) Bandung mengatakan ini merupakan kali kelima TIS bergabung di job fair UKSW. Menurutnya, calon pegawai khususnya lulusan UKSW memiliki karakter berupa loyalitas dalam pekerjaan serta kompetensi yang mumpuni. Ay Ling berharap kedepan dua hal positif tersebut dapat terus ditingkatkan.

Job fair UKSW kali ini diikuti oleh 43 peserta, terdiri dari lembaga pendidikan/ sekolah dan perusahaan yang bergerak di berbagai bidang diantaranya manufaktur, IT, distributor, pembiayaan, perbankan, transportasi, asuransi. Disebutkan Theresia Evy Yeniarti, SE selaku ketua panitia bahwa job fair UKSW dapat diikuti oleh masyarakat umum tanpa dipungut biaya.

Permudah

Sementara itu, untuk mempermudah pencari kerja menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan background pendidikan maupun minat kerja panitia menyediakan buku informasi lowongan.

“Fasilitas vacancy book  tersebut kami berikan secara gratis cukup dengan mengikuti akun sosial media instagram @swca.uksw, sementara untuk lulusan UKSW yang menjadi peserta wisuda periode Juni cukup dengan menukarkan voucher. Total ada 360 lowongan pekerjaan untuk lulusan SMA/SMK, D3, D4, S1 dan S2,” terang Evy.

Ditambahkan Theresia Evy, gelaran job fair yang dikelola oleh Satya Wacana Career center and Alumni (SWCA) merupakan wujud peningkatan tanggung jawab terhadap mahasiswa khususnya lulusan UKSW sekaligus jembatan dengan pencari tenaga kerja. Job fair UKSW masih akan berlangsung hingga Jumat (21/6) mulai jam delapan pagi hingga empat sore. Theresia Evy berharap para pencari kerja dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan terlebih dahulu mencermati perusahaan peserta, membawa data diri serta menyiapkan berbagai berkas lamaran baik berupa soft copy maupun hard copy.

“Sejumlah perusahaan peserta juga membuka pendaftaran secara online, sehingga pencari kerja dapat menyiapkan berbagai berkas berupa soft copy. Informasi lengkap dapat dilihat melalui jobfair.uksw.edu atau dengan menghubungi nomor 0896 6888 4464,” jelasnya.

Ditemui saat tengah mendaftar di stand perusahaan otomotif, Banu Indrajaya salah seorang peserta menyebut peserta job fair UKSW sangat beragam. Asal perusahaan yang tidak jauh dari kota asalnya, yakni Surakarta membuatnya memiliki sejumlah pilihan untuk mendaftar.

“Sebelum ini saya sudah bekerja di luar pulau, tapi saat ini memang dalam kondisi sedang tidak bisa jauh dari kota asal. Perusahaan peserta job fair asalnya cukup beragam seperti Semarang, Jakarta, Tangerang, Surabaya dan Sukoharjo dapat menjadi alternatif pilihan bagi saya,” imbuh lulusan Universitas Atmajaya Yogyakarta tersebut. (chis/upk/ev_bpha/foto:gde)