Apr 1
Mazmur 19:10

Takut akan Tuhan itu suci, tetap ada untuk selamanya;
hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya

Fokus Pemazmur dalam pasal ini adalah pernyataan akan kemuliaan Tuhan dan kebenaran Taurat Tuhan yang bersifat mutlak. Dalam Mazmur 19:8-14, jelas terlihat betapa pemazmur menganggap Taurat TUHAN merupakan sumber dari kebenaran dan keadilan yang mutlak yang berlaku sepanjang masa. Oleh karenanya, ketaatan kepada hukum Tuhan merupakan jaminan yang akan membawa kepada hidup yang suci.
Sering kali kita terjebak didalam sebuah paradigm ‘kulit luar’ yang cenderung menilai kehidupan seseorang sudah cukup benar ketika orang tersebut terlibat (tampak) aktif di dalam pelayanan di gereja seperti menjadi majelis jemaat, pemimpin pujian ataupun memegang posisi kepemimpinan lainnya. Tidaklah terlalu mengherankan jika terdengar berita tentang orang yang terlihat aktif melayani tetapi jatuh dalam dosa perselingkuhan, penipuan atau dosa yang lainnya. Itulah sebabnya pemazmur ingin betapa pentingnya hidup dalam ketaatan kepada Tuhan. Hidup dalam ketaatan jauh lebih dalam dari sekedar apa yang dapat orang lain lihat tentang kita. Hidup dalam ketaatan merupakan hasil dari hubungan yang akrab dan intim dengan Tuhan yang terjalin secara mendalam dan intensif. Keterlibatan dalam pelayanan di gereja, tidak menjamin seseorang hidup dalam ketaatan kepada Tuhan. Ketaatan lahir dari kecintaan kepada Tuhan dan bergaul karib denganNya. Bukti dari kecintaan kita kepada Tuhan dan seberapa karib kita bergaul denganNya terlihat dari seberapa sering kita menjumpai Tuhan baik melalui doa pribadi maupun saat teduh dimana kita menyembah Dia dan merenungkan firmanNya.
Tanpa hubungan yang erat dengan Tuhan, mustahil untuk kita dapat hidup dalam ketaatan kepada Tuhan.
Doa: Tuhan mampukan kami untuk selalu mempunyai hati yang haus akan Engkau sehingga kami dapat hidup dalam ketaatan kepadaMu.