Feb 8

Amos 5:21-24″Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.”

Amos 5:1-27 terdiri dari tiga bagian besar, yaitu: 1) Israel dipanggil untuk mencari Allahnya; 2) peringatan untuk melakukan pertobatan; serta 3) hukuman terhadap penyembahan berhala. Dalam Amos 5:18-27 Allah mengecam umatNya yang melakukan korban persembahan kepada Tuhan namun hidup tidak taat dan patuh kepada TuhanNya.

Pada ayat 21 Tuhan berkata: “Aku membenci dan memandang rendah perayaanmu.” Kedua kata kerja ini menggambarkan ketidaksenangan dan rasa jijik Tuhan terhadap praktik keagamaan yang dilakukan umat Israel. Mereka berpikir bahwa dengan mempersembahkan korban bakaran berupa ternak tambun dapat menyenangkan hati Tuhan. Umat Israel beranggapan bahwa korban-korban persembahan ini dapat menutup mata Tuhan dari dosa besar yang mereka perbuat, yaitu menyembah berhala.

Tanpa disadari kita sendiripun juga tengah mengulang praktik kehidupan beragama yang dilakukan oleh umat Israel. Kita rajin beribadah dan aktif dalam kegiatan pelayanan, namun di sisi lain kita mempraktikkan kehidupan non Kristiani melalui ucapan dan perbuatan yang melukai hati sesama kita. Sebuah anekdot tentang kekristenan di Filipina: “We are Catholics on Sunday, and Filipinos on the rest of the week.” Kita berpikir bahwa dengan rajin beribadah, kita telah “menyuap” dan “membutakan mata” Tuhan. Berpalinglah kembali ke kehidupan Kekristenan yang benar sebelum Tuhan berkata, “Aku membenci dan memandang rendah ibadahmu.”

Pokok Doa: Bentuklah kami seturut kehendak Tuhan sehingga kehidupan kami dapat menjadi persembahan yang kudus dan harum di hadapan Tuhan

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.