Dibuka dengan tarian Bali oleh penyandang tunarungu dan tunawicara dari Sanggar Sekar Dewata, pengunjung acara Student on Stage dibuat kagum sekaligus antusias dengan ragam kegiatan yang dipamerkan. Student on Stage diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kamis (10/11/2022) di Balairung UKSW.

Ketua Program Studi (Kaprodi) PGSD FKIP Agustina Tyas Asri Hardini S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa Student on Stage merupakan kegiatan diseminasi hasil karya mahasiswa. “Kegiatan ini diselenggarakan supaya mahasiswa dapat menunjukkan hasil kinerjanya, baik berupa produk perkuliahan maupun bakat yang dimiliki,” terangnya.


Nampak di sesi pertama acara Student on Stage, telah ramai oleh sedikitnya 151 pengunjung murid dan guru pendamping Sekolah Dasar (SD) di Salatiga seperti SD Kristen Satya Wacana, SD Kristen 1 Salatiga, serta SD Negeri Dukuh 1 Salatiga. 



Dipamerkan dan Dimainkan


Berbagai stand hasil karya mahasiswa mulai dari Pojok Matematika, Seni Budaya dan Prakteknya, Menulis Halus, Mendongeng, Piramida Burger Paragraf dan Mahjong, Kaki Tangan serta Domino tidak hanya dipamerkan, namun juga terdapat permainan yang dapat dimainkan oleh pengunjung.


Kaprodi PGSD yang biasa dipanggil Dini menyatakan bahwa stand yg ditampilkan merupakan perwakilan dari mata kuliah yang tersaji di semester ini. “Masing-masing mata kuliah menghasilkan produk perkuliahan, diantaranya mata kuliah Konsep Dasar IPA, Konsep Dasar PPKn, serta Kurikulum dan Pembelajaran SD,” imbuhnya.


Selain itu ada pula mata kuliah Kemampuan Berbahasa dan Bersastra, Strategi Pemecahan Masalah Matematika serta Seni Budaya dan Prakarya. Karya yang ditampilkan merupakan hasil karya mahasiswa angkatan 2019, 2020, dan 2021.


Diungkapkan Dini, dengan mengikuti acara ini diharapkan mahasiswa yang turut andil mengisi acara dapat lebih bersemangat dalam mengikuti perkuliahan dan merasakan manfaat dari perkuliahan yang diikuti.


“Selain itu mahasiswa menunjukkan bakat yang dimiliki selain di bidang akademik. Sedangkan bagi peserta yg hadir terkhusus mahasiswa PGSD dapat melihat adanya inovasi pembelajaran yang dilakukan dalam perkuliahan, serta mendapatkan inspirasi dari karya karya yang dipamerkan,” tambahnya. 



Menginspirasi

Salah satu stand yang mencuri perhatian dengan permainannya adalah Pojok Matematika. Disini, pengunjung dapat mencoba menyelesaikan soal matematika seperti pecahan, volume, mengukur benda, dan lainnya dengan media dan alat permainan menarik yang disediakan.

Tak kalah mengasyikkan, ada pula permainan Mahjong, Domino dan Kaki Tangan yang dapat digunakan untuk belajar Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.


Salah satu guru yang turut berkunjung Student on Stage Lupi Prasetya Ningrum, S.Pd mengungkapkan bahwa acara ini sangat bermanfaat. “Saya terinspirasi dengan metode belajar dan media pembelajaran yang dipamerkan dalam acara ini. Saya dapat mencontoh permainan untuk digunakan di dalam kelas sehingga murid dapat lebih senang dan bersemangat saat belajar,” jelasnya saat mendampingi murid SD Negeri Dukuh 1 Salatiga.


Sementara itu, murid SD Kristen Satya Wacana Lionel Abishallom Purba Tambak menyatakan perasaan girangnya saat mengunjungi acara ini.


“Seru dan seneng banget. Tadi aku main crossword dan belajar tentang kepemimpinan juga. Aku jadi tahu kalau jadi pemimpin itu harus jujur, percaya diri, bertanggung jawab dan juga menginspirasi,” ujar murid kelas 6 SD ini dengan semangat.


Dalam sesi kedua, jumlah pengunjung dari mahasiswa yang berkunjung mencapai 421 orang mahasiswa. Acara sesi kedua dimeriahkan dengan penampilan angklung, dan band akustik dari mahasiswa, doorprize dan juga kuis.