Pembantu Rektor I Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Dr. Iwan Setyawan membuka secara resmi kegiatan Penyegaran Dosen dan Guru Pamong Bidang Studi Angkatan I PPG Dalam Jabatan Tahun 2020 yang dilaksanakan secara daring oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kegiatan yang akan berlangsung sampai Jumat (24/7) ini diikuti oleh 97 dosen dan guru pamong bidang studi.

Disampaikan Iwan Setyawan, salah satu dampak pandemi Covid-19 yang juga terjadi di Indonesia adalah kita dipaksa untuk serba digital yang kadang membuat tidak nyaman, yang terjadi juga dalam dunia pendidikan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru-guru. 

“Guru tidak hanya harus memiliki kompetensi tetapi juga menguasai teknologi serta menguasai aspek pedagogi yang disesuaikan dengan situasi yang tidak biasa ini. Tantangan guru akhirnya menjadi tantangan kita semua, dosen dan pamong PPG UKSW,” katanya.

Senada, Ketua Program studi Pendidikan Profesi Guru Dr. Tri Widiarto, M.Pd mengungkapkan kegiatan penyegaran dosen dan guru pamong ini diadakan agar para peserta mendapat bekal cara-cara mengajar daring dan memahami perangkat pembelajaran yang ada.

“Diharapkan kelak pada waktu mengajar mahasiswa PPG, dosen dan guru pamong ini sudah terampil dan mampu. Di era pandemi seperti sekarang ini harus ada perubahan dan penemuan yang bisa digunakan seefektif mungkin dalam pembelajaran daring,” terangnya.

Tri Widiarto mengungkap ada dua hal yang harus dilakukan dalam pembelajaran daring ini, yaitu memanfaatkan dengan maksimal semua fasilitas-fasilitas yang diberikan pemerintah melalui perangkat pembelajaran. Fasilitas yang dimaksudkan adalah materi, evaluasi dan metode yang harus dipahami calon dosen dan guru pamong sehingga jika lulus nantinya diharapkan dapat terampil mengajar mahasiswa PPG. 

“Hal lainnya adalah menyangkut kreativitas. Dalam masa seperti sekarang ini, kreativitas dosen dan guru pamong bisa dikembangkan lebih lanjut dalam pembelajaran daring. Salah satunya adalah  bagaimana bisa mengemas pembelajaran dengan durasi yang tidak panjang tanpa menghilangkan esensinya, hal ini perlu dilatih. Karena seperti yang kita ketahui, salah satu kendala pembelajaran daring adalah kuota internet,” paparnya.

Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu persiapan program PPG Dalam Jabatan dimana UKSW menjadi salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) swasta yang ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakannya. Tahun ini akan ada 293 mahasiswa yang mengikuti program PPG dalam jabatan di UKSW, dengan rincian mahasiswa 65 dari Program studi Pendidikan Guru PAUD, 130 dari Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 65 dari Program studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) dan 33 dari Program studi Bimbingan Konseling.