Kelompok  Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar seminar nasional tahunan bertajuk “NASSA: National Seminar on Accounting”, Rabu (18/3). Mengangkat tema “TRANSFORM - To Become an Auditor Who is Ready and Great in Passing Challenges and Looking for Opportunities that Occur in the Industrial Revolution 4.0”, seminar ini berbeda dengan seminar pada umumnya.

Awalnya acara seminar ini didesain dalam bentuk tatap muka yang dihadiri mahasiswa, dosen dan praktisi secara nasional di UKSW. Namun karena pandemi Covid-19, panitia merubah tatanan seminar menjadi berbasis online dan kemudian diberi nama E-Nassa. Semuanya dilakukan online dalam seminar ini, termasuk sambutan dan juga penyampaian materinya melalui Flexible Learning (FLearn) UKSW.

 249 peserta

Ketua Panitia E-NASSA 2020 Gideon Felix Gunawan mengungkapkan rasa terimakasihnya atas dukungan yang diberikan staf Prodi Akuntansi sehingga acara ini tetap bisa berlangsung. “Perubahan menjadi seminar online dilakukan sebagai tindak lanjut dari berbagai surat edaran yang di keluarkan pemerintah dan kampus, tetapi disisi lain tidak ingin menyurutkan semangat keluarga besar NASSA yang telah berusaha keras mempersiapkan acara ini. Hasil diskusi panitia dengan beberapa dosen prodi Akuntansi FEB UKSW terciptalah ide untuk membuat seminar online ini, agar transfer pengetahuan tetap bisa dilakukan dan disisi lain tetap menjaga social distancing untuk mencegah resiko penularan virus covid-19,” terangnya.

Senada, Ketua program studi Akuntansi FEB UKSW Dr. Theresia Woro Damayanti, SE.,M.Si.,Ak.,CA; mengatakan pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah untuk saling membagikan ilmu.

“Dalam waktu kurang dari 4 hari, seluruh panitia merubah seluruh rencana kegiatan menjadi seminar online. Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh panitia yang telah berupaya keras untuk itu,” imbuhnya.  

“Generasi milenial tetap antusias dalam menerima materi secara online,” kata Hendri Santosa, S.E., M.Si., Ak.,C.A Ketua Ikatan Akuntansi Indonesia sekaligus Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah yang memberikan sambutannya secara online.  Sambutan online juga disampaikan oleh Dr. Woro Damayanti, S.E., M.Si., Ak., CA dan juga Dekan FEB UKSW Roos Kities Andadari, SE.,MBA.,Ph.D. Seminar online pertama di UKSW ini pun diterima dengan antusiasme yang tinggi oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di UKSW dengan total peserta online sebanyak 249 peserta.

Dukung pembelajaran online

Mahasiswa peserta Seminar E-NASSA mengakses melalui website resmi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran online di UKSW yaitu Flexible Learning atau Flearn. Seminar ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dibawakan oleh Suzy Noviyanti, S.E., M.M., AKT., CPA. Dalam sesi ini dibahas secara rinci mengenai auditor internal dan eksternal. Pada sesi ini juga dijelaskan mengenai alasan harus mengenal profesi sebagai seorang auditor, dan perbedaan sistem audit sebelum dan sesudah adanya era revolusi industri 4.0.

Dilanjutkan dengan sesi kedua yang dibawakan oleh Agung Nugroho S, S.E., M.Ak., CPA., CA., CPMA. Pada sesi ini dibahas dan mengkritisi mengenai fenomena-fenomena di masyarakat luas terhadap profesi audit dan pengaruhnya pada  revolusi industri 4.0.

“Selain itu, dibagikan juga tips dan cara untuk menjadi seorang auditor profesional dengan berbagi pengalaman, pemahaman, serta pengetahuan dari mahasiswa untuk diterapkan pada bidang audit” terang Kaprodi Akuntansi.

Sebagai bentuk penjaminan mutu aktivitas seminar online, mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan secara online dengan mengisi formulir elektronik yang disediakan. Panitia kemudian merangkum dan menyampaikan pertanyaan kepada pembicara. Mahasiswa juga diminta memberikan tanggapan atas konten seminar dengan mengungah di laman FLearn tersebut. Acara ini juga menggunakan Pre-test dan Post-test sehingga dapat diketahui efektifitas dari  Seminar Online

Lebih lanjut dikatakan Dr. Theresia Woro, seminar online ini memiliki keunggulan karena dinilai lebih fleksibel karena dapat diakses dimana saja dan kapan saja, dan lebih efisien disegala aspek.

“Tetapi untuk materi yang diberikan tidak kalah dengan seminar konvensional biasanya. Protokol kesehatan tetap dapat dijaga, social distancing dapat dilakukan dengan mengubah hambatan menjadi peluang untuk tetap berkiprah dan memperoleh pengetahuan,” pungkasnya. 

Berita ini juga tayang di :

Jateng.tribunnews.com dengan judul Efek Pandemi Corona, UKSW Gelar Seminar Nasional Online

Wawasan co dengan judul Antisipasi Pandemi Corona, FEB UKSW Gelar Seminar Nasional Online

www.krjogja.com dengan judul Pandemi Covid-19, Prodi Akuntansi UKSW Adakan E-NASSA