Digelar selama dua hari, Jumat dan Sabtu (17-18/7) lebih dari 500 orang mengikuti rapid test di kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Kegiatan yang digelar sejak pagi ini berlangsung sampai pukul 3 sore setiap harinya. Tercatat tidak hanya sivitas akademika, tetapi juga masyarakat umum turut ambil bagian dalam rapid test kemarin.

Rapid test yang terselenggara berkat kerjasama dengan Medcom.id dan Homecare24 ini juga diikuti oleh Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D, Walikota Salatiga Yuliyanto, S.E., M.M, dan Kapolres Salatiga AKBP Rahmat. Sedikitnya 17 tenaga kesehatan dari layanan medis homecare dan 4 dari klinik pratama UKSW diturunkan selama proses rapid test berlangsung.

Mendapat apresiasi

Walikota Salatiga memberikan apresiasi dengan diadakannya rapid test di kampus UKSW. “Kegiatan rapid test massal di kampus UKSW yang terbuka untuk masyarakat umum ini ikut mengambil peran dalam memutus rantai penyebaran covid di kota Salatiga. Ini bagian dari pelayanan kesehatan yang dilakukan UKSW kepada masyarakat Salatiga. Saya berharap masyarakat juga tetap menjaga protokol kesehatan. Kita harus memutus rantai penularan yang ada di kota Salatiga supaya pandemi ini segera berakhir,” kata Yuliyanto.

Sementara itu, Neil Rupidara menyatakan UKSW sejak awal mempunyai komitmen untuk terlibat aktif mengatasi pandemi Covid-19, khususnya di Salatiga. Sebelum kegiatan ini, UKSW juga aktif membuat hand sanitizer dan juga face shield untuk sivitas akademika dan juga masyarakat umum. Selain itu kampus juga membagikan 12.000 paket bahan makanan kepada mahasiswa dan juga masyarakat umum seperti driver online,tukang becak dan sopir angkutan umum.

“Menggandeng medcom.id dan homecare24 kali ini UKSW mengadakan kegiatan rapid test untuk memutus rantai penyebaran covid khususnya di Salatiga. Harapannya angka covid di Salatiga terus berkurang dan mencapai nol kasus. Selain itu kami juga tengah menunggu penunjukkan resmi dari Kemeterian Kesehatan agar  laboratorium biomolekuler UKSW dapat digunakan untuk uji Covid-19,” terang Rektor UKSW.

Senada, Andra Pratama Corporate Communications Officer Medcom.id rapid test diadakan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Salatiga. “Harapan kami dengan diselenggarakannya kegiatan ini semoga penyebaran covid-19 bisa ditekan dan warga dapat lebih tenang dalam beraktifitas kedepannya,” imbuhnya.

Sangat membantu

Diantara ratusan yang mengikuti rapid test hari ini adalah Dwi Prasetyo, warga Salatiga. Dirinya menyambut baik rapid test di UKSW. “Saya pribadi menunggu ada rapid test di Salatiga dan senang akhirnya diadakan di UKSW. Lega karena hasilnya non reaktif,” katanya.

Fery Wilianto, Warga Ledok mengatakan rapid test ini sangat membantunya. “Kebetulan saya kerja dibagian lapangan, jadi saya pikir saya perlu untuk memeriksakan kesehatan. Sebetulnya sudah lama bertanya informasi ke teman-teman tentang rapid test gratis di Salatiga. Ternyata sekitar satu minggu yang lalu saya mendapat informasi ada rapid test gratis di UKSW, ya langsung daftar aja sama istri sekalian,” katanya.

Tindak Lanjut

Untuk tidak lanjut hasil rapid tes ini dijelaskan Rini Kartika Hudiono, S.Pd., M.A selaku Direktur Biro Promosi, Humas dan Alumni sekaligus koordinator acara  bahwa UKSW telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Salatiga serta unit pemerintahan terkait. “Jumlah peserta dan hasil rapid test telah kami laporkan ke DKK Salatiga serta kantor Kecamatan untuk selanjutnya dapat ditindak lanjuti,” jelas Rini.

Sekretaris Kantor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Haryanto, SE, MM, membenarkan bahwa pihaknya siap untuk melakukan tindak lanjut atas hasil rapid test yang telah digelar di UKSW. Menurutnya berdasarkan data hasil tes, pihak Kecamatan akan berkoordinasi dengan DKK apabila ada warga yang dinyatakan reaktif.