Bernardus Chrisanto Sukma Pradipta mahasiswa Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) dan Audree Ahiaputri mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika (FSM) terpilih mendapatkan Beasiswa Jack Prince di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Pembantu Rektor I UKSW Bidang Akademik Dr. Iwan Setyawan, Kamis (12/12) di ruang Bina Karya. Beasiswa diserahkan simbolis dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pemberian Beasiswa Jack Prince kepada kedua mahasiswa.

“Selamat untuk kalian berdua, manfaatkan dengan sebaik-baiknya beasiswa ini. Jaga terus kinerja akademik agar tidak menurun karena ke depan akan ada monitoring dari Bikem (Biro kemahasiswaan-red),” kata Dr. Iwan Setyawan saat menyerahkan beasiswa. 


Dr. Iwan Setyawan mengungkapkan beasiswa ini adalah salah satu beasiswa di UKSW yang diberikan dari sumber perorangan. Nama beasiswa ini diambil dari nama pemberi beasiswa, Jack Prince yang berdomisili di Kanada. Jack Prince sebelum berdomisili di Kanada pernah menjadi dosen di UKSW. Setelah beliau meninggal dunia, keluarga menghibahkan sejumlah uang untuk diberikan dalam bentuk beasiswa untuk dua mahasiswa UKSW.

“Almarhum Jack prince pernah mengajar di UKSW. Setelah beliau meninggal dunia, sekitar setahun yang lalu, keluarga menghibahkan uang untuk mahasiswa UKSW dalam bentuk beasiswa untuk mahasiswa dari FTEK dan FSM,” terang Dr. Iwan setyawan.

Setelah melalui seleksi di aras fakultas berupa wawancara dan juga persyaratan administrasi lainnya, terpilihlah Bernardus dan Audree untuk mendapatkan beasiswa ini. Beasiswa akan diberikan selama empat tahun berupa pembayaran SKS, pembayaran SPP/BPP, pembayaran layanan kemahasiswaan, dan pembayaran lainnya yang tertera di SIASAT. 



Bernardus dan Audree mengaku senang mendapatkan beasiswa ini. “Senang pastinya mendapat beasiswa ini, tidak menyangka,” kata Audree putri pasangan Hariara Elia Putra Sinaga dan Yulia Kristanti dari Jakarta Timur. Senada, Bernardus juga mengungkapkan hal yang sama.


“Sekarang tugas kami kuliah dengan baik karena IPK kami tidak boleh turun dan juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan,” kata putra pasangan A.  Nanda Prasetya dan Kristina Ni Made Suwastiti dari Salatiga. (upk_bpha/foto:gde).