Perguruan Tinggi (PT) harus mengambil peran dalam menyiapkan lulusannya agar kompeten dan mampu beradaptasi dengan kondisi dunia saat ini. Memasuki era society 5.0, juga dibutuhkan profil lulusan dengan keberanian mengambil peluang dan strategi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., saat menjadi narasumber dalam webinar Pentas Inovasi Mahasiswa (PIM) 2021 bertema “Bersinergi dan Berdaya Saing”, Senin (29/11/2021) melalui zoom meeting.

Di hadapan ribuan peserta baik yang bergabung melalui zoom maupun youtube UKSW Salatiga, Ganjar mengajak generasi muda untuk bersiap menerima tantangan era society 5.0 setelah sebelumnya muncul era revolusi industri 4.0. Menurutnya, pada era tersebut dibutuhkan profil mahasiswa yang memiliki soft skills seperti kemampuan berkomunikasi, berempati, pola pikir yang mau berkembang, serta adaptif. 

Tidak hanya itu, mahasiswa juga harus mempunyai kemampuan kognitif dimana dituntut mampu memecahkan masalah yang kompleks, berpikir kritis serta kemampuan menggunakan teknologi. Ganjar juga mendorong agar mahasiswa memiliki mimpi untuk menjadi entrepreneur dan menciptakan lapangan kerja. 

“Jangan ragu untuk memulai usaha, tidak masalah jika saat ini kalian belum memiliki modal berupa uang. Bekali diri dengan berbagi modal lainnya, tapi galilah dulu apa yang menjadi minat kalian lalu lakukan inovasi. Banyak bisnis besar sekarang yang berasal dari permasalahan sederhana namun mereka pandai menangkap peluang,” tegas Ganjar.

Orang nomor satu di Jawa Tengah ini bahkan memberikan sejumlah contoh produk-produk UMKM yang dibina Pemprov Jateng guna meningkatkan semangat dan motivasi para peserta. Selain Ganjar, hadir dalam kesempatan ini yaitu Anggota Komisi X DPR RI Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si.

Senada dengan pemateri sebelumnya, Dr. Adrianus juga mendorong agar budaya inovasi dan kewirausahaan ditanamkan kepada para mahasiswa di perguruan tinggi. Menurutnya mahasiswa sebagai kaum creative minority harus menguasai softskill berupa digital capacity untuk mampu mengkapitalisasi perubahan yang terjadi dengan sangat cepat. 

Ubah Mindset

Selain itu dikatakannya peluang kewirausahaan terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki digital capability. Karena itu perguruan tinggi harus menggiring perubahan mindset mahasiswa agar lebih berani melihat, menciptakan, dan memanfaatkan peluang usaha.

Adapun selain pendidikan melalui kurikulum di perguruan tinggi, untuk membangun kewirausahaan disampaikannya bahwa mahasiswa dapat diberikan pengalaman seperti praktek kerja inovatif untuk melihat dan memanfaatkan peluang dengan tepat.

Rektor UKSW, Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa webinar kali ini merupakan webinar series kedua yang sebelumnya telah diselenggarakan dengan mengusung tema sama dan menghadirkan narasumber Menko Perekonomian Dr. Ir. Airlangga Hartarto. Dikatakannya webinar kali ini fokus kepada upaya-upaya untuk membentuk mahasiswa dan generasi muda pada umumnya untuk menjadi wirausaha.

“Kita pahami secara lebih terbuka bahwa wirausaha disini adalah mereka yang melakukan inovasi dan pembaharuan di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Sehingga kemajuan dapat dihasilkan dari berbagai usaha yang tidak mengenal lelah dan tidak takut terhadap resiko serta mengusung konsep di atas perkembangan pengetahuan dan teknologi yang sedang terjadi,” imbuhnya.

UKSW, lebih lanjut dikatakannya mengaspirasikan diri untuk menjadi sebuah universitas riset yang dalam upaya dilakukan bersama dosen dan mahasiswa dan mahasiswa ditempatkan secara sentral. Neil juga berharap bahwa upaya yang dilakukan UKSW dapat didukung oleh pemerintah melalui berbagai macam kebijakan, program dan pendanaannya sehingga kehidupan sains dan teknologi dapat lebih maju. (chis/upk/rh_humas).