Baru-baru ini, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali meluluskan dua orang doktor Manajemen. Dua doktor yakni Dr. Danang Satrio SE.,MM., dan Dr. Drs. Cicik Harini, MM dinyatakan lulus melalui yudisium yang dilakukan secara virtual dan menjadi lulusan ke34 dan 35 program studi Doktor Manajemen. 

Perjuangan keduanya untuk lulus pada program studi Doktor Manajemen UKSW di era pandemi COVID-19 ini tidak mudah karena sejumlah hambatan yang ada. Namun, mereka mampu membuktikan bahwa berprestasi dan lulus di era pandemi bukanlah hal yang mustahil selama dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Ketua program studi Doktor Manajemen FEB UKSW, Ir. Lieli Suharti, MM.,Ph.D., mengapresiasi semangat keduanya. Lieli juga menyebutkan bahwa dua mahasiswa ini memiliki keistimewaan pada topik disertasi dimana memiliki kesesuaian dengan kondisi masa kini.

Keduanya merupakan promovendus yang sangat kapabel dalam bidang yang mereka teliti. Mereka dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude setelah berhasil memenuhi syarat publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks scopus serta telah menempuh seluruh tahapan ujian disertasi.

Mewakili pimpinan fakultas, Lieli turut mengucapkan selamat kepada dua doktor tersebut. Dalam kondisi pandemi, dikatakan Lieli semua terpaksa dilaksanakan secara daring termasuk proses yudisium. “Untuk yudisium sebenarnya para mahasiswa sangat menginginkan untuk dilaksanakan secara langsung dengan menghadirkan keluarga dan kerabat guna mensyukuri apa yang telah mereka capai dengan penuh perjuangan. Namun karena pandemi, yudisium pun tetap dilaksanakan secara daring,” tegas Lieli.

Meskipun begitu, pihaknya berusaha melakukan berbagai penyesuaian agar yudisium tetap berjalan baik.

Penelitian tentang Strategi Komunikasi Viral Marketing Produk Budaya: Study pada Produk Batik Indonesia mengantarkan Dr. Danang meraih gelar doktornya. Sedangkan Dr. Cicik meneliti tentang Prediksi Kinerja Pemasaran Ramah Lingkungan Melalui Kapabilitas Pengusaha Ekologis (Studi Pada UKM Batik Warna Alam Jawa Tengah).

Tembus Jurnal Internasional

Adapun keduanya berhasil merumuskan beberapa bagian dari disertasi untuk dipublilasikan ke Jurnal Scopus. Dr. Danang berhasil mempublikasikan pada satu jurnal sedang Dr. Cicik pada dua jurnal internasional bereputasi yang terindeks scopus.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Danang membuktikan bahwa proses penyampaian pesan melalui viral marketing dapat menumbuhkan kesadaran budaya dengan menumbuhkan kembali pengetahuan dan kecintaan terhadap budaya nasional.

“Terbentuknya kesadaran budaya merupakan hal yang tidak terjadi begitu saja namun melalui berbagai hal yang melibatkan persepsi dan emosi. Selain itu, Trivedi et al. (2017) mengatakan bahwa konsumen secara aktif mencari produk jika diberitahu tentang hal itu melalui pesan viral. Hal ini senada dengan penelitian sebelumnya yang telah menetapkan bahwa kepercayaan menjadi faktor yang sangat penting terhadap niat pembelian konsumen”, ujar Dr. Danang.

Sementara itu, sejumlah temuan dihasilkan oleh Dr. Cicik terkait penelitiannya mengenai pemasaran ramah lingkungan. Salah satunya adalah kinerja pemasaran ramah lingkungan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, kepedulian, etos kerja, memahami pertumbuhan bisnis yang bersih, serta memiliki kepedulian sosial  yang tercermin dalam kapabilitas pengusaha ekologis.