Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua sepakat menjalin kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama yang dituangkan secara resmi melalui nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D, dan Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Birdana, S.T., M.Si., belum lama ini.

Melkior N.N. Sitokdana, S.​Kom., M.Eng., ditunjuk menjadi wakil UKSW dalam penyerahan MoU secara simbolis yang dilakukan di Lapangan Kabiding Oksibil, akhir Maret lalu. Turut hadir dalam acara ini Spei Yan Birdana, S.T., M.Si., Wakil Bupati Piter Kalakmabin, A,Md, Tek., dan disaksikan langsung oleh masyarakat Pegunungan Bintang.

Menurut Melkior Sitokdana kerjasama ini akan segera direalisasikan dengan dikirimkannya dua ratus mahasiswa asal Kabupaten Pegunungan Bintang untuk kuliah di UKSW pada tahun akademik 2021/2022. Seluruh mahasiswa tersebut akan menerima beasiswa yang bersumber dari APBD Pemkab Pegunungan Bintang.

“Mereka nanti akan berkuliah di jurusan keguruan dan kesehatan, masing-masing ada 100 kuota. Rencananya Mei mendatang akan dilakukan seleksi. Saat ini sendiri ada 24 mahasiswa aktif UKSW asal Pegunungan Bintang, sebagian sudah selesai S1 dan S2 dan sedang mengabdi di daerah asal,” imbuh Melkior yang juga sekaligus sebagai Project Manager program ini. 

Sementara itu, Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Birdana mengapresiasi positif kerjasama yang terjalin. Bersama wakil Bupati, Spei Yan Birdana mengaku fokus saat ini adalah membangun SDM Pegunungan Bintang. Kerjasama dengan UKSW, dikatakannya bertujuan untuk menyiapkan SDM dalam bidang keguruan dan kesehatan karena permasalahan umum di Papua dan khususnya Pegunungan Bintang adalah kekurangan guru secara kuantitas maupun kualitas.

“Dengan kerja sama tersebut diharapkan menghasilkan tenaga pendidikan dan kesehatan yang siap membangun SDM Papua,” tegasnya. (chis/upk_bpha/foto:istimewa).