Warga disekitar kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berbondong-bondong mengunjungi kampus yang juga disebut dengan miniatur Indonesia, sore (27/1) kemarin.  Kehadiran masyarakat sekitar inipun tak lain untuk menyaksikan pertunjukkan barongsai yang kali pertama digelar dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2020.

Antusias warga yang turut berbaur dengan civitas akademika tidak surut meskipun hujan turun. Pertunjukan barongsai dan juga liong yang berpusat di Gedung Admistrasi Pusat (GAP) UKSW ini turut disaksikan oleh  Rektor Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D., bersama dengan seluruh pembantu rektor.


Liukan dari pemain barongsai dan liong yang atraktif menambah semarak pertunjukan kemarin. Tak sedikit penonton yang menggoda barongsai saat memberikan angpao hingga mengundang tepuk tangan meriah.

Salah seorang penonton, Ingkan Prasasti (30) warga Ngawen bahkan rela datang ke kampus UKSW bersama anaknya, Alea untuk menyaksikan pertunjukkan ini. “Soalnya anak-anak kan seneng ya kalau lihat barongsai, jadinya waktu tau ada acara ini ya pengen nonton. Walaupun jarak rumah dengan UKSW cukup jauh,” katanya.



Ditemui sebelumnya, Pdt. Onesimus Dani, S.Si., selaku Kepala Campus Ministry (CM) sekaligus penggagas acara menyebut pertunjukkan ini dilakukan oleh kelompok barongsai Naga Hitam Salatiga.

Lebih lanjut disampaikan bahwa acara ini digelar dalam konteks kehidupan Bhineka Tunggal Ika. Dirinya berharap akan terajut sikap saling menghargai, menghormati dan saling mendoakan agar kebaikan demi kebaikan dialami setiap civitas akademika UKSW khususnya dan warga negara Indonesia pada umumnya.


“Kami berharap dan berdoa kiranya di tahun yang baru ini setiap kita merasakan sukacita dan terus diberkati sepanjang tahun baik kesehatan maupun berkat-berkat lainnya. Kami memaknai Gong Xi Fa Cai sebagai adanya harapan dan sukacita, kesejahteraan di tahun yang baru,” tutur Pdt. Ones.

Selain mendatangkan grup tari Barongsai, sebagai tanda kemeriahan dalam merayakan Imlek, Pdt. Ones menyebut pihaknya telah menghias pintu masuk UKSW dengan lampion-lampion.

“Semoga suasana meriah dan penuh kesukacitaan dalam merayakan Imlek, kebahagiaan, kesejahteraan dan kedamaian terus dialami bukan hanya pada hari ini tetapi hari-hari selanjutnya dalam merajut kehidupan bersama di NKRI yang kita cintai,” tandasnya.