Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D., berkesempatan menjadi narasumber dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) perdana Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Senin (8/2). Melalui platform zoom meeting, acara yang berlangsung selama 60 menit ini mengusung tema utama "Satu Barisan Melawan Covid-19".

Diskusi antara Rektor UKSW dan rekan-rekan media yang tergabung dalam JMSI dari berbagai daerah di Indonesia ini secara khusus mengupas tentang sektor pendidikan dan perguruan tinggi dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

Terkait kasus Covid-19 yang mulai masuk Indonesia pada Maret tahun lalu, dukungan pertama yang diberikan UKSW yakni mengikuti anjuran pemerintah untuk mengalihkan proses pembelajaran menjadi sistem daring. Selain itu UKSW melalui sejumlah penelitinya berupaya mendirikan laboratorium pendeteksi virus Covid19. 

“Dalam waktu yang cepat kami mencari peluang apa yang dapat dilakukan UKSW guna membantu pemerintah. Saat itu jumlah laboratorium pendeteksi Covid19 jumlahnya terbatas dan masih terpusat di Jakarta. Akhirnya setelah melalui berbagai proses, saat ini kami telah memiliki laboratorium Biomolekuler Safety Level 3 (BSL 3) dimana salah satu fungsinya dapat mendeteksi Covid19,” kata Neil.

Respon lainnya yang diberikan UKSW sebagai pendidikan tinggi yakni menggelar audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Airlangga Hartarto, MMT, MBA. Dalam audiensi tersebut dijelaskan Neil dirinya turut menyinggung mengenai skenario alternatif yang perlu dimunculkan oleh pemerintah melihat virus corona yang terus bermutasi secara genetik.

Menurutnya, perlu dibangun kesadaran terhadap masyarakat sebab masih banyak pengetahuan baru yang saat ini terus berkembang. Neil mencontohkan keefektivitasan vaksin terkait dengan Covid19 yang kini telah bermutasi.

“UKSW akan ambil bagian di dalamnya dengan terus menerus memberikan edukasi sehingga masyarakat memperoleh akses pengetahuan secara luas. Pandemi adalah masalah bersama, masalah kemanusiaan, sehingga tidak perlu menunggu waktu untuk ambil bagian, siapapun kita,” imbunya.

Neil juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan media atas dedikasinya memberikan edukasi pada masyarakat melalui berita informatif dan akurat. Dirinya berharap pengetahuan yang saat ini dibagikan UKSW dan media tidak hanya berdampak hari ini saja akan tetapi membantu masyarakat menghadapi berbagai dampak dari pandemi ini ke depan.