Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Dr. Lukman, S.T., M.Hum., hadir menjadi pemateri tunggal dalam webinar bertajuk “Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah dan Lepas dari Jebakan Predatori” yang digelar Kantor Pembantu Rektor V bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Dr. Suryasatriya Trihandaru, M.Sc.nat. membuka kegiatan yang diikuti dosen UKSW ini. Dalam sambutannya, Dr. Suryasatriya mengungkapkan bahwa jumlah paper yang dihasilkan dosen-dosen UKSW terus mengalami peningkatan.

“Jumlah paper dosen dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Saat ini kita tidak hanya mengejar jumlah tetapi juga meningkatkan kualitas, dan juga memerlukan acuan yang jelas untuk menentukan mana jurnal predator atau tidak,” katanya.

Dalam paparannya, Dr. Lukman menyampaikan bahwa sumber daya dosen di Jawa Tengah bisa segera bertransformasi.

“Menjadi concern saat ini adalah bagaimana untuk meningkatkan publikasi jurnal ilmiah yang akan  menunjang kapabilitas sumber daya manusia, khususnya di UKSW yang akan berimbas pada akreditasi prodi dan universitas,” kata Dr. Lukman, S.T., M.Hum., dalam paparannya.

Lebih lanjut Dr. Lukman menyampaikan kondisi nasional Indonesia ditahun 2015 masih berada di bawah Thailand dalam hal publikasi, namun saat ini Malaysia dan Thailand sudah terlampaui dalam hal kuantitas.

“Tetapi masih ada masalah terkait kualitas, saat ini masih menunjukkan kuantitas. Bapak Ibu jangan asal menerbitkan saja tanpa perhitungan sehingga effort menulisnya hasilnya berbeda. Membutuhkan ketelatenan dan kehati-hatian, masih banyak calon guru besar yang gagal dalam hal ini,” imbuhnya.

Terkait dengan publikasi di UKSW, Sekretaris LLDIKTI VI memberikan apresiasi beberapa langkah yang ditempuh UKSW. Salah satunya adalah output riset yang lebih mementingkan publikasi di jurnal yang bereputasi.  Kolaborasi internasional UKSW dengan beberpa universitas di luar negeri juga diapresiasi Dr. Lukman.

“Kolaborasi internasional yang sudah bagus di UKSW bisa jadi kekuatan untuk kampus ini. Yang perlu ditingkatkan ke depan adalah kolaborasi nasional yang saat ini masih terbatas di pulau Jawa,” tegasnya.

Dalam webinar kemarin, Dr. Lukman membagikan  teknik publikasi internasional dan manajemen publikasi ilmiah. Diakhir acara, Dr. Suryasatriya menyebut bahwa kegiatan ini tidak berhenti disini tetapi sebagai follow up akan diadakan webinar dan workshop.

Senada, Dr. Kristoko Dwi Hartomo, S.Kom., M.Kom., Kepala Biro Penelitian dan Publikasi yang juga moderator acara ini menyatakan akan mengadakan pendampingan selain juga webinar dan workshop sebagai kelanjutan kegiatan ini.