Dalam rangka meningkatkan wawasan mahasiswa dan alumni tentang pendidikan di luar negeri, Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar kegiatan bertajuk International Education Week. Tahun ini International Education Week berlangsung selama satu minggu mulai tanggal 18 sampai 23 November 2019. Selama sepekan penuh, kegiatan ini diisi dengan beragam sesi seputar pendidikan di luar negeri.

Jumat (21/11) lalu, International Week diisi dengan sesi Teach Around The Globe dengan dua narasumber yaitu Mr.Petrus Ari Santoso, saat ini menjadi pengajar bahasa Indonesia  di KEIO University Japan dan Mr. Wimbo Pambudi Wicaksono yang merupakan awardee Fulbright FLTA  yang saat ini mengajar bahasa Indonesia di Columbia University. Keduanya adalah alumni UKSW.

Sesi ini menjadi kesempatan bagi para peserta kegiatan untuk menggali banyak informasi seputar dunia Pendidikan di luar negeri, kehidupan sosial, maupun biaya; khususnya di Colombia University Amerika Serikat dan KEIO University Jepang. Pada sesi ini juga diputarkan video sekilas aktivitas mengajar Mr. Petrus Ari Santoso mengajar  bahasa Indonesia  di KEIO University Japan dan Mr. Wimbo Pambudi Wicaksono yang saat ini mengajar bahasa Indonesia di Columbia University.

Usai pemutaran video, diadakan video conference dengan Mr. Wimbo Pambudi Wicaksono untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan oleh peserta secara online.

Peserta terlihat antusias pada sesi ini, terlihat dari begitu banyak pertanyaan yang mereka ajukan baik seputar pendidikan, biaya hidup maupun kehidupan sosial tempat narasumber mengajar. Jessy Febria salah seorang mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi UKSW, juga terlihat antusias mengikuti kegiatan ini “kegiatan ini bagus, topiknya juga seru dan penyampaiannya menarik karena karena memanfaatkan teknologi, penjelasannya jelas terus kita juga dikasih kesempatan untuk bertanya,  harapannya semoga BKHI bisa membawa mahasiswa untuk semakin mengerti dunia pendidikan di luar negeri” terangnya.

Ditemui saat akhir acara, Direktur BKHI UKSW Frances Sinanu, S.Pd mengungkapkan kegiatan ini aalah perayaan pendidikan internasional yang dirayakan diseluruh dunia.

“International week diadakan di lebih dari 100 negara di dunia setiap minggu ke-3 bulan November dalam rangka merayakan indahnya pendidikan internasional baik itu belajar, mengajar, atau meneliti di luar negeri. Di UKSW sendiri, kegiatan ini merupakan yang perdana dan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan,” terangnya.

Lewat kegiatan ini, sesuai dengan semangat perayaan international education, BKHI  ingin meningkatkan kesadaran civitas akademika tentang pendidikan internasional, dalam bentuk melanjutkan sekolah di luar negeri, magang diluar negeri seperti AISEC  atau juga melakukan penelitian dengan kolega di luar negeri.  

Sebelumnya, kegiatan International Education Week telah diisi dengan berbagai sesi yaitu  Master & Ph.D Study in Australia, Study Abroad Alumni Panel, Preparing Yourself to to Apply for Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) & Master’s Program in USA dan juga Cross-Cultural Understanding & Benefits of Glocalization, serta AISEC talk.

Abroad and Alumni Panel merupakan sesi sharing pengalaman para peserta student exchange yang dikemas dalam panel diskusi. Setidaknya terdapat tiga narasumber pada diskusi ini yaitu Andiline Thea Pranasari peserta student exchange ke Jepang, Kezia Abigail Rambu Lika Palekahelu peserta student exchange ke Jerman dan William Setiawan student exchange ke Korea Selatan.

Kegiatan ini bekerjasama dengan lembaga diluar UKSW yaitu Alfalink Semarang, Edlink ConneX Yogyakarta dan PDVL Overseas Advisory Jakarta. (ars_jurkam/upk_bpha/foto:lvn_jurkam)