Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan PT. Hitachi High Tech Indonesia mempererat jalinan kerjasama melalui Implementation Agreement yang secara resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak, Kamis (17/12) di Balairung Universitas. Pembantu Rektor V UKSW Bidang Penelitian dan Pengendalian Masyarakat Dr. Suryasatriya Trihandaru, M.Sc.nat., serta President Director PT. Hitachi Teruhiko Murakami mewakili penandatanganan Implementation Agreement sebagai turunan dari MoU yang telah disepakati pada bulan Oktober 2019 lalu.

Suryasatria menjelaskan Implementation Agreement ini merupakan bentuk dukungan PT. Hitachi High Tech Indonesia yang memfasilitasi pengadaaan peralatan mesin untuk mendukung peneliti UKSW untuk menghasilkan pre-protoype biopolymer.

Tiga buah peralatan yang disediakan oleh PT. Hitachi High Tech Indonesia  terdiri dari refluks, soxhlet dan dush collector. Mesin-mesin ini diijinkan untuk digunakan peneliti UKSW dalam melakukan scale up produksi pre-protoype produk biopolymer dari Singkong dan optimasi pembuatan pre-prototype rumput laut di bawah koordinasi Pembantu Rektor V UKSW.

“Mesin-mesin tersebut ditempatkan di UKSW untuk dimaksimalkan pemanfaatannya namun dengan status kepemilikan tetap oleh PT. Hitachi Hih Tech Indonesia. Diharapkan dengan adanya peralatan ini, penelitian biopolymer di UKSW dapat lebih berkembang dan mencapai hilirisasi hasil produk inovasi,” tutur Suryasatriya. 

Lebih lanjut disampaikan oleh Suryasatria, terdapat dua penelitian yang didukung oleh PT. Hitachi High Tech Indonesia saat ini. Dua penelitian tersebut berupa cassava eco bag material oleh Dr. Yohanes Martono, M.Sc, Deddy Susilo, M.ENg dan Slamet Widodo, S.P serta penelitian mengenai biopolymer from sea weed yang dilakukan oleh Anggara Mahardika, Ph.D dan November R. Aminu, M.Sc.

Suryasatriya menambahkan kerjasama ini difasilitasi oleh alumni Prodi Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UKSW angkatan 1999, Allen Frans Ratuwalangon, M.Sc yang saat ini menjabat sebagai Deputy Manger di PT. Hitachi High Tech Indonesia. Kerjasama ini menurut Suryasatriya sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata alumni untuk pengembangan almamaternya.

Sementara itu, Rektor UKSW memberikan apresiasi atas implementasi dari perjanjian yang telah disepakati dua pihak sejak Oktober 2019 ini. Hadirnya mesin milik PT Hitachi High Tech Indonesia menjadi pintu pembuka untuk mengembangkan kerjasama pada berbagai aspek dengan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak.

Stimulasi

“Kami berharap jika kolaborasi ini membawa stimulasi inovasi pada produk-produk penelitian oleh para peneliti UKSW. Terimakasih untuk perhatian dan dukungan PT Hitachi High Tech Indonesia, mari kita nantikan hasil inovasi tahun depan. Kami berharap dapat melakukan inovasi lebih banyak dan lebih baik sebagai hasil dari kerjasama serta memberikan manfaat tidak hanya bagi dua pihak namun juga bagi stakeholder dan kemanusiaan,” tegas Neil.

Senada, Teruhiko Murakami sangat senang memperoleh kesempatan bertemu dengan UKSW secara langsung dan mendiskusikan kerjasama yang akan berlangsung. Meskipun masih tahap awal, namun proyek penelitian ini sangat menarik baginya.

Selanjutnya, Murakami mengajak para peneliti UKSW menemukan formula untuk memproduksi masal dan melakukan hilirisasi penelitian dari produk ramah lingkungan ini. 

“Saya percaya penelitian ini akan menjadi solusi untuk mengurangi dan mencegah kerusakan lingkungan tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Proyek ini memang baru dimulai tapi kami percaya kita dapat menjalankannya dengan dukungan UKSW,” imbuhnya.

Acara yang turut dihadiri oleh sejumlah peneliti di lingkungan UKSW ini diakhiri dengan kunjungan ke laboratorium milik Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UKSW dan Inkubator Teknologi Bisnis (Intekbis) yang terletak di Jalan Osamaliki 96 Salatiga.