Vokal grup dari berbagai universitas di Jawa Tengah (Jateng) menunjukkan kemampuan menyanyi dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jateng 2022, Selasa (13/09/2022) pagi. Peksimida Jateng Tangkai Lomba Vocal Grup tahun ini diadakan secara onsite dengan  Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sebagai tuan rumah.

 

Diadakan di Balairung UKSW, Peksimida Tangkai Lomba Vokal Grup dibuka dengan pemukulan gong oleh Pembantu Rektor III UKSW Bidang Kemahasiswaan Dr. Andeka Rocky Tanaamah, S.E., M.Cs.. Ikut mendampingi dalam ceremony pembukaan adalah Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jateng Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., serta pengurus harian BPSMI lainnya. 


 Dalam sambutannya, Ketua BPSMI Jateng menyampaikan terimakasihnya atas kesediaan UKSW menjadi tuan rumah Peksimida tahun ini, dan menyediakan tempat yang baik serta representatif untuk pelaksanaan lomba. Dalam ajang ini, dikatakan Ahmad Yunus dewan juri akan memilih yang terbaik sebagai wakil Jateng untuk maju dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas). 

 

18 peserta

"Dewan juri akan memilih satu yang akan menjadi wakil Jawa Tengah untuk maju ke Peksiminas Oktober mendatang di Universitas Brawijaya. Tidak hanya mendapatkan wakil Jateng, tujuan lain dari ajang ini adalah semua peserta dari berbagai universitas juga dapat bertemu untuk saling meningkatkan kualitas masing-masing vokal grupnya," katanya. 


 Senada, Dr. Andeka Rocky mengatakan ajang ini diselenggarakan tidak hanya semata-mata untuk mencapai prestasi, tetapi bagaimana semua peserta bisa berkembang.

 

"Selamat berkompetisi, beri yang terbaik dan jaga integritas. Tahun ini tercatat pesertanya paling banyak, hal ini menunjukkan minat terhadap tangkai lomba ini meningkat," katanya.

 

Ditemui disela kegiatan, Ketua Panitia Peksimida Tangkai Lomba Vokal Grup Evangs Mailoa, S.Kom., MCs., menyampaikan bahwa tahun ini jumlah peserta ada 18 vokal grup perwakilan dari berbagai universitas di Jateng.

 

Peserta terbanyak


“Jumlah ini adalah yang terbanyak, karena biasanya sekitar sepuluh vokal grup saja. Kami sebagai tuan rumah sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal, dan berharap semua dapat berjalan dengan lancar. Siapapun nanti yang menjadi wakil Jateng di Peksiminas akan meraih hasil terbaik,” katanya.

 

Lebih lanjut disampaikannya ada tiga juri dalam kegiatan ini. Mereka adalah Dr. Marusya Nainggolan, Dr. Singgih Sanjaya dan Solly Pigawahi (Raja Solaiman Franz). Ke-18 peserta Peksimida Tangkai Lomba Vokal Grup tahun ini adalah UKSW, Universitas Muria Kudus, Universitas Muhamadiyah Purwokerto, Universitas Muhamadiyah Surakarta, Universitas Tidar, Universitas PGRI Semarang, Universitas Pekalongan, Universitas Semarang, Universitas Muhamadiyah Purworejo, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Katolik Soegijapranata, Politeknik Negeri Cilacap, Universitas Terbuka, Institut Seni Indonesia Surakarta, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang. 

 

Juara

Vokal Grup Lentera Kasih dari UKSW berhasil meraih juara 1 dalam ajang Peksimida Jateng Tangkai Lomba Vokal Grup tahun ini. Dengan kemenangan ini, UKSW menjadi wakil Jateng untuk maju ke Peksiminas, Oktober mendatang. Membawakan lagu wajib berjudul Tanduk Majeng dari Jawa Timur dan lagu pilihan Tak Kuduga yang dipopulerkan oleh Ruth Sahanaya, Vokal Grup Lentera Kasih UKSW  berhasil mengumpulkan 2535 poin dari dewan juri.

 

Sementara itu menduduki juara 2 dan 3 secara berurutan adalah Vokal Grup Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Vokal Grup Universitas Negeri Semarang. Sedangkan untuk juara harapan 1, 2 dan 3 masing-masing diraih oleh Vokal Grup Universitas Wahid Hasyim, Universitas Muhamadiyah Surakarta, dan Universitas PGRI Semarang.

Ditemui seusai pengumuman lomba pada Selasa petang, Otniel  Agathian Kurnianto Christie ketua Vokal Grup Lentera Kasih UKSW tidak dapat menyembunyikan rasa suka citanya. 

 

"Puji Tuhan bisa menang dan bisa mewakili Jateng di Peksiminas. Hari ini juga senang sekali karena setelah berkali-kali tampil online hari ini bisa tampil offline dan menang," katanya.

 

Ditambahkannya, persiapan Lentera Kasih dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan pelatih Bagus Gangsar Wibisono. Sementara itu, Andeka Rocky juga menyambut gembira prestasi yang diraih mahasiswa UKSW.

 

"Sebuah prestasi yang membahagiakan dan juga menjadi bukti bahwa mahasiswa UKSW selalu mempersiapkan diri dengan baik untuk berkompetisi dan memberikan yang terbaik. Kami berharap Lentera Kasih bisa mempertahankan prestasinya di Peksiminas seperti pada 2018 lalu,"  imbuhnya.