Beranda»200 Maba Uksw Amankan Lalu Lintas Salatiga
FOKUS UKSW
10 September 2019 16:30
200 Maba UKSW Amankan Lalu Lintas Salatiga

200 Maba UKSW Amankan Lalu Lintas Salatiga

Suasana nampak berbeda di sejumlah titik kepadatan di kota Salatiga pada jam masuk sekolah dan kantor. Jika biasanya hanya anggota polisi Satlantas Salatiga yang berjaga untuk mengatur lalu lintas, namun sejak Senin (2/9) mereka turut didampingi oleh mahasiswa baru (maba) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

Di jam-jam padat mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WIB, maba UKSW turut membantu anggota Satlantas Salatiga mengatur arus lalu lintas. Kegiatan ini merupakan program Pengabdian Masyarakat sebagai bagian dari Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) 2019.

Dijelaskan koordinator kegiatan pengabdian masyarakat OMB UKSW, Giner Maslebu, S.Pd., S.Si., M.Si., maba melakukan pengamanan arus lalu lintas di sejumlah titik seperti Pertigaan Blotongan, depan SD negeri Blotongan, depan SD Sidorejo Lor, depan SMP Pangudi Luhur, Depan Mako Lantas, JPO Kauman, Perempatan Penjara, serta Pertigaan Sayangan.

“Kami menurunkan 200 maba dalam program ini. Mereka dibagi masing-masing 20 orang per hari selama sepuluh hari. Selama bertugas mereka dibekali atribut khusus yakni rompi hijau dan topi. Sebelumnya, pada rangkaian OMB kemarin mereka telah mendapat pengarahan dari Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Marlin Supu Payu,” tutur Giner.

Beri arahan

Adapun materi yang diberikan meliputi 12 gerakan pengaturan lalu lintas, safety riding serta berbagai aturan dalam berlalu lintas baik berupa teori maupun praktek. Dijelaskan Giner, tujuan utama pengmas pengaturan lalu lintas adalah untuk membangun kesadaran maba tentang tertib berlalu lintas. Para maba juga dapat melihat sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat Salatiga tentang tertib berlalu lintas saat mereka terjun langsung ke lapangan.

Sementara itu, menurut Septian Alfa Kurniawan maba dari Fakultas Teknologi dan Informasi (FTI) yang terlibat dalam pengmas ini dirinya senang dapat membantu petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas. Mahasiswa asal Salatiga ini juga menjadi semakin paham dan sadar untuk tertib dalam berlalu lintas.

“Sebelum turun ke lapangan saya dan rekan mempersiapkan diri seperti mempelajari kembali materi-materi yang pernah disampaikan oleh pihak kepolisian pada saat penyuluhan,” tuturnya ketika ditanya persiapan yang dilakukan sebelum bertugas.

Adapun apresiasi positif diberikan oleh sejumlah pengguna jalan dan anggota Satlantas. Anita Lestari, siswi SMK Diponegoro Salatiga menuturkan bahwa dengan adanya tambahan personel pengaman lalu lintas di depan sekolahnya sangat membantu para masyarakat yang ingin menyebrang jalan. Hal yang sama juga dikatakan oleh Yanuar, siswa MTs NU Salatiga yang turut dibantu saat menyebrang jalan. “Lebih cepat nyebrang, karena yang jaga banyak,” tuturnya.

Menurut Narto, salah seorang anggota Satlantas yang berjaga di perempatan Jetis, model pengabdian masyarakat semacam ini sangat baik. Masyarakat sebagai pengguna jalan terbantu sedangkan mahasiswa pun menjadi semakin tahu mengenai tertib berlalu lintas.  

Pengmas lainnya

Rangkaian kegiatan pengmas dalam rangka OMB UKSW masih akan terus digelar hingga 21  September mendatang. Pada Sabtu (14/9) akan diadakan Karnaval OMB sebagai ajang kulonuwun mahasiswa baru ke masyarakat Salatiga. Pagelaran Seni Budaya Indonesia untuk mempertegas eksistensi UKSW sebagai miniatur Indonesia di tengah kota Salatiga yang majemuk akan digelar pada 14-16 September bertempat di halaman kantor Pemkot Salatiga. Agenda lainnya yaitu bersih-bersih lingkungan yang bertepatan dengan World CleanUp Day pada Sabtu (21/9) dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga. (siepub_omb/chis/upk_bpha/foto:gde_bpha).